Ragunan Siagakan Tim Pantau Satwa di Tengah Cuaca Ekstrem Libur Panjang

- Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:25 WIB
Ragunan Siagakan Tim Pantau Satwa di Tengah Cuaca Ekstrem Libur Panjang
PARADAPOS.COM - Jakarta, 16 Mei 2026. Memasuki libur panjang, cuaca ekstrem dan tak menentu yang melanda DKI Jakarta memaksa pihak Taman Margasatwa Ragunan meningkatkan kewaspadaan. Manajemen telah menyiagakan tim khusus untuk memantau kondisi satwa, terutama yang rentan terhadap stres akibat perubahan suhu dan kelembapan. Langkah ini diambil sebagai antisipasi terhadap potensi gangguan kesehatan hewan di tengah fluktuasi cuaca yang sulit diprediksi.

Tim Siaga Pantau Perilaku Satwa

Bambang Wahyudi, Humas Ragunan, mengungkapkan bahwa tim yang disiagakan bertugas mengamati secara ketat setiap perubahan perilaku hewan. Ia menjelaskan bahwa hewan yang sakit biasanya menunjukkan sinyal-sinyal alamiah yang bisa dikenali oleh petugas berpengalaman. “Biasanya kalau untuk hewan yang sakit kan mereka akan menunjukkan gejala-gejala seperti dia akan memisahkan diri dari kelompoknya atau menyendiri dan aktivitasnya menurun,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Sabtu (16/5/2026). Menurut Bambang, pengamatan tidak hanya dilakukan secara visual. Tim juga mengecek respons satwa terhadap pakan yang diberikan. Penurunan nafsu makan menjadi salah satu indikator utama yang langsung mendapat penanganan medis. “Dia nafsu makannya tidak ada. Nah ini salah satu indikator bahwa hewan tersebut mengalami gangguan kesehatan,” tambahnya.

Suplemen Vitamin dan Imbauan untuk Pengunjung

Untuk menjaga daya tahan tubuh satwa di tengah cuaca yang tak menentu, pihak Ragunan secara rutin memberikan suplemen vitamin. Langkah ini merupakan bagian dari program perawatan preventif yang sudah berjalan lama, bukan sekadar respons terhadap kondisi musim. Di sisi lain, Bambang juga mengimbau para pengunjung untuk lebih siap menghadapi perubahan cuaca yang cepat. Saat cuaca terik, ia menyarankan agar pengunjung membawa bekal air minum yang cukup untuk menghindari dehidrasi. Sebaliknya, saat mendung atau hujan tiba-tiba turun, payung dan jas hujan menjadi perlengkapan wajib, terutama sebelum memasuki area taman yang luasnya mencapai puluhan hektare.

Editor: Yoga Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar