Prabowo Lontarkan Candaan soal Latar Belakang Buruh ke Menteri Jumhur saat Resmikan Museum Marsinah

- Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:25 WIB
Prabowo Lontarkan Candaan soal Latar Belakang Buruh ke Menteri Jumhur saat Resmikan Museum Marsinah

PARADAPOS.COM - Suasana peresmian Museum Marsinah di Nganjuk, Jawa Timur, pada Sabtu, 16 Mei 2026, berubah menjadi lebih cair setelah Presiden Prabowo Subianto melontarkan candaan kepada Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat. Momen yang disaksikan para tamu undangan itu terjadi saat kepala negara menyapa satu per satu pejabat yang hadir. Prabowo secara khusus menyinggung latar belakang Jumhur yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI).

Guyonan soal Penampilan dan Masa Lalu

Ketika tiba giliran menyebut nama Jumhur, Prabowo sempat berhenti sejenak. Matanya menatap sang menteri yang duduk rapi di barisan depan. “Menteri Lingkungan Hidup yang sekaligus Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia. Kok nggak pakai kaos buruh?” ujar Prabowo. Sambutan tawa pun langsung pecah dari para hadirin, sebagaimana terpantau dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden.

Mendengar celotehan itu, Jumhur yang mengenakan kemeja putih langsung berdiri. Ia memberi hormat ke arah kepala negara, seolah menjawab candaan tersebut dengan gestur. Suasana semakin hangat ketika Prabowo kembali melanjutkan guyonannya, kali ini mengungkit rekam jejak Jumhur sebagai aktivis buruh yang kerap berurusan dengan hukum.

“Kapan terakhir dipenjara? Bolak-balik masuk penjara sekarang jadi menteri,” katanya. Kalimat itu sontak memicu gelak tawa lagi dari para tamu. Jumhur hanya tersenyum lebar, menerima guyonan presidennya dengan lapang dada.

Tak berhenti di situ, Prabowo bahkan melempar spekulasi ringan soal masa depan sang menteri. “Kita nggak tahu suatu saat dia di atas podium, kita nggak tahu,” tuturnya. Pernyataan itu seolah menjadi penutup dari rangkaian candaan yang mencairkan suasana formal acara.

Latar Belakang Jumhur Hidayat

Jumhur Hidayat sejatinya adalah wajah baru di jajaran kabinet. Ia baru dilantik sebagai Menteri Lingkungan Hidup di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 27 April 2026. Pelantikan itu dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 51 P/2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan Menteri serta Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih 2024-2029.

Jumhur menggantikan posisi Hanif Faisol Nurofiq yang mendapat penugasan baru sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan. Sebelum menjabat menteri, namanya lebih dikenal sebagai tokoh buruh yang vokal. Ia tercatat beberapa kali mendekam di penjara akibat aktivitasnya memperjuangkan hak-hak pekerja. Perjalanan panjangnya dari aktivis hingga menjadi menteri inilah yang tampaknya menjadi bahan guyonan Presiden Prabowo di hadapan publik.

Editor: Dian Lestari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Tags