PARADAPOS.COM - Ketua DPD RI, Sultan Bachtiar Najamudin, berjanji akan mengawal langsung sejumlah aspirasi pembangunan yang diajukan Pemerintah Kabupaten Lebong. Komitmen ini disampaikan usai menerima berbagai usulan strategis dari Bupati Lebong, Azhari, dengan janji untuk menindaklanjutinya hingga ke tingkat kementerian agar tidak sekadar menjadi wacana di meja rapat.
Dukungan untuk Langkah Proaktif Pemda
Sultan menilai langkah Bupati Azhari dalam menyampaikan kebutuhan daerah secara terarah merupakan sikap proaktif yang perlu didukung. Dalam pertemuan tersebut, sejumlah isu krusial yang menyangkut hajat hidup masyarakat Lebong dibahas secara mendetail.
Ia menegaskan peran DPD RI sebagai jembatan antara daerah dan pemerintah pusat. "DPD RI siap menjembatani dan mengawal agar usulan ini segera direalisasikan," tegas Sultan, Selasa (14/4/2026).
Fokus pada Proyek Strategis Panas Bumi
Salah satu pokok pembahasan yang mendapat sorotan khusus adalah proyek panas bumi PT PGE Hulu Lais. Sultan menyebut proyek ini sangat strategis bagi ketahanan energi nasional. Untuk itu, ia mendorong percepatan penyelesaian berbagai kendala teknis, termasuk proses turbin oleh PLN, yang selama ini dinilai menjadi penyebab penundaan.
Peningkatan Layanan Kesehatan dan Program Sosial
Di luar sektor energi, perhatian juga tercurah pada upaya peningkatan layanan kesehatan. Sultan mendukung penuh penguatan fasilitas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lebong. Tujuannya jelas: memastikan akses kesehatan bagi masyarakat, terutama di wilayah terpencil, menjadi lebih merata dan berkualitas.
Sementara di bidang sosial, usulan program bedah 100 unit rumah untuk keluarga kurang mampu dinilainya sebagai langkah konkret. Program semacam ini, menurutnya, harus segera diwujudkan untuk memperbaiki kondisi hidup masyarakat.
Penguatan Mitigasi dan Penanganan Bencana
Mengingat kondisi geografis daerah, aspek kebencanaan juga tidak luput dari pembicaraan. Sultan menekankan pentingnya dukungan sarana seperti alat berat dan armada pemadam kebakaran yang memadai. Penguatan ini dianggap krusial untuk meningkatkan kapasitas respons darurat di wilayah yang rawan bencana.
Komitmen Percepatan tanpa Hambatan Birokrasi
Menutup pernyataannya, Sultan Bachtiar Najamudin memastikan bahwa seluruh aspirasi dari Lebong ini akan dikomunikasikan secara intensif dengan kementerian dan lembaga terkait. Ia bertekad agar proses percepatan pembangunan daerah tidak terhambat oleh lambatnya birokrasi.
"Dengan dukungan DPD RI, diharapkan usulan Pemkab Lebong segera dieksekusi, sehingga manfaat pembangunan dapat langsung dirasakan masyarakat," pungkasnya.
Artikel Terkait
Kemendagri Dampingi Pemkab Tulungagung Konsolidasi Pasca-OTT Bupati
Jadwal Salat dan Imsak 15 April 2026 untuk DKI Jakarta Dirilis
Polisi Tangkap Dua Pengamen Pelaku Pencurian Motor yang Jualan via WhatsApp
KPK Periksa Dua Pejabat Badilum Terkait Mutasi Hakim Tersangka Korupsi