PARADAPOS.COM - Untuk pertama kalinya, peringatan detik-detik Waisak digelar langsung di jantung ibu kota, tepatnya di kawasan Bundaran HI, Jakarta. Perayaan Waisak 2026 ini menandai momen bersejarah di mana ruang publik utama Jakarta bersolek dengan berbagai instalasi dan ornamen bernuansa spiritual, mulai dari lampion hingga dekorasi khas Waisak. Acara ini digagas sebagai ruang kebersamaan bagi seluruh warga Jakarta, tidak terbatas pada umat Buddha saja, untuk merasakan langsung suasana perayaan di tengah pusat kota.
Waisak di Ruang Publik: Simbol Toleransi Jakarta
Pemilihan Bundaran HI sebagai lokasi utama perayaan bukanlah tanpa alasan. Sekretaris Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) DKI Jakarta, Herman Muliadi, menekankan bahwa langkah ini membawa pesan perdamaian dan kebersamaan. Menurutnya, menjadikan ruang publik sebagai tempat perayaan keagamaan merupakan gambaran nyata toleransi dan kerukunan masyarakat Jakarta yang hidup dalam keberagaman.
"Jadi kami berharap dalam perayaan Waisak kali ini, bersama umat Buddha dan juga seluruh warga DKI Jakarta, kita bersama-sama mendoakan perdamaian untuk di DKI Jakarta, Indonesia, dan untuk seluruh dunia nanti," ujar Herman dalam program "Newsline Metro TV", Jumat, 29 Mei 2026. Suasana di lokasi terlihat semarak, dengan persiapan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.
Rangkaian Acara: Lebih dari Sekadar Prosesi Keagamaan
Antusiasme terlihat tidak hanya dari persiapan ornamen, tetapi juga dari rangkaian acara yang dirancang inklusif. Perayaan ini tidak hanya menyajikan prosesi keagamaan, tetapi juga menghadirkan penampilan budaya, festival lampion, dan instalasi seni bernuansa Waisak. Semua ini dirancang agar dapat dinikmati oleh siapa saja yang datang ke kawasan Bundaran HI.
"Diharapkan dengan kegiatan ini bukan hanya warga Jakarta, tapi juga dari luar Jakarta juga bisa datang ke sini, bisa menikmati apa yang diselenggarakan oleh pemerintah Pemprov DKI Jakarta," ungkap Wakil Stafsus Bidang Keumatan dan Keagamaan, Nong Darol Mahmada. Pernyataan ini menegaskan bahwa acara ini terbuka untuk publik luas, menjadikan Waisak sebagai festival kota yang meriah.
Warga Jakarta Sambut Antusias Wajah Baru Bundaran HI
Pemandangan ornamen Waisak di Bundaran HI langsung menyedot perhatian warga. Banyak dari mereka yang mengaku bangga dengan inisiatif Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ini. Suasana kebersamaan terasa kuat, dengan pengunjung dari berbagai latar belakang berfoto dan menikmati instalasi cahaya yang menghiasi kawasan tersebut.
"Jadi ini lebih apa mencerminkan yang mana Indonesia toleransi antarumat beragama lebih hebat lagi, lebih keren lagi," tutur Linda, salah satu warga Jakarta yang ditemui di lokasi. Ekspresi kegembiraan terpancar dari wajahnya, seolah membenarkan bahwa momen ini adalah bukti nyata kerukunan.
Melalui perayaan Waisak 2026, Jakarta tidak hanya merayakan hari besar keagamaan, tetapi juga menampilkan wajahnya sebagai kota global yang terbuka, toleran, dan memberikan ruang bagi seluruh lapisan masyarakat untuk berbagi kedamaian.
Editor: Dian Lestari
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Enam dari Tujuh Relawan Indonesia Misi Kemanusiaan ke Palestina Tiba di Jakarta, Satu Masih di Istanbul
Polisi Kepung Lapak Narkoba di Medan, Bandar Provokasi Massa hingga Enam Warga Diamankan
Perempuan Lansia di Jambi Timur Tewas Dianiaya Anak Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Jay Idzes Dipastikan Absen dari Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026 Akibat Cedera Tumit