BMKG Prediksi Hujan Lebat di Jayapura, Warga Diimbau Waspada Banjir dan Longsor

- Rabu, 15 April 2026 | 02:50 WIB
BMKG Prediksi Hujan Lebat di Jayapura, Warga Diimbau Waspada Banjir dan Longsor

PARADAPOS.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi curah hujan dengan intensitas tinggi akan melanda Kota Jayapura, Papua, dalam sepuluh hari ke depan. Menyikapi peringatan dini ini, Pemerintah Kota Jayapura mengimbau warganya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor.

Imbauan Langsung dari Wali Kota

Usai menggelar pertemuan koordinasi dengan tim BMKG pada Rabu (15/4/2026), Wali Kota Jayapura Abisai Rollo langsung menyampaikan arahan kepada publik. Ia menekankan bahwa kewaspadaan kolektif sangat diperlukan mengingat prakiraan cuaca yang dikeluarkan lembaga otoritatif tersebut.

"Sehingga masyarakat Kota Jayapura diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana karena curah hujan masih cukup tinggi," tuturnya.

Peran Aktif Masyarakat dalam Mitigasi

Di luar pemantauan cuaca secara teknis, upaya pencegahan di tingkat komunitas dinilai sebagai langkah krusial. Rollo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan sebagai bentuk antisipasi dini. Menurutnya, disiplin sederhana dalam pengelolaan sampah dapat memberikan dampak yang signifikan.

"Pentingnya disiplin dalam membuang sampah pada tempatnya serta menjaga saluran air agar tetap bersih dan tidak tersumbat. Marilah kita bersama-sama menjaga Kota Jayapura," ungkapnya.

Ia melanjutkan penjelasannya dengan lebih spesifik, menyoroti kebiasaan yang sering kali memicu masalah saat hujan lebat. Kesadaran ini, lanjutnya, merupakan benteng pertama dalam mencegah genangan air berubah menjadi bencana.

"Buanglah sampah pada tempatnya agar bisa diangkut oleh dinas kebersihan. Jangan membuang sampah di saluran air karena penyumbatan saluran air akibat sampah menjadi salah satu penyebab utama terjadinya banjir saat hujan deras," jelas Rollo.

Koordinasi dan Sinergi Berkelanjutan

Pemkot Jayapura menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi dengan BMKG dan instansi terkait lainnya. Pemantauan perkembangan cuaca secara berkelanjutan ini dilakukan untuk memastikan kesiapsiagaan penanganan darurat. Namun, pemerintah juga menyadari bahwa upaya teknis saja tidak cukup tanpa dukungan penuh dari masyarakat.

"Kemudian sinergi antara pemerintah dan masyarakat juga diperlukan untuk meminimalisir risiko banjir saat musim hujan dengan intensitas yang tinggi," papar Wali Kota.

Dengan menggabungkan data ilmiah dari otoritas meteorologi, langkah proaktif pemerintah daerah, serta kesadaran masyarakat, diharapkan dampak dari periode cuaca ekstrem ini dapat dikelola dengan lebih baik. Imbauan ini sekaligus mengingatkan bahwa ketangguhan menghadapi bencana sering kali berawal dari tindakan preventif sehari-hari yang dilakukan secara kolektif.

Editor: Reza Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar