Kemlu RI Evakuasi 45 WNI dari Iran, 236 Masih Tersisa

- Kamis, 16 April 2026 | 13:50 WIB
Kemlu RI Evakuasi 45 WNI dari Iran, 236 Masih Tersisa

PARADAPOS.COM - Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) berhasil memulangkan 45 Warga Negara Indonesia (WNI) dari Iran dalam operasi evakuasi tahap ketiga. Pemulangan yang dilakukan melalui jalur darat menuju Azerbaijan sebelum terbang ke Jakarta ini merupakan kelanjutan dari upaya pemerintah menjamin keselamatan warganya di luar negeri. Saat ini, masih terdapat 13 ABK yang menunggu penerbangan di Baku, sementara 236 WNI lainnya tercatat masih berada di Iran.

Rincian Evakuasi Tahap Ketiga

Operasi kemanusiaan ini difasilitasi bersama oleh Kemlu RI, KBRI Tehran, dan KBRI Baku. Menanggapi kondisi di lapangan, tim evakuasi memutuskan untuk membawa para WNI keluar dari Tehran pada 12 April lalu dengan menempuh perjalanan darat yang aman menuju Baku, Azerbaijan. Dari sana, perjalanan dilanjutkan dengan penerbangan komersial menuju Jakarta.

Kedatangan ke tanah air dilakukan secara bertahap dalam tiga kelompok. Kloter pertama yang terdiri dari 14 orang telah tiba pada 14 April, disusul kloter kedua berjumlah 9 orang pada 15 April. Kloter ketiga, yang juga beranggotakan 9 orang, dijadwalkan tiba pada petang hari Kamis, 16 April 2026.

Proses Penanganan di Tanah Air

Setibanya di Jakarta, proses tidak serta-merta berakhir. Pemerintah memastikan adanya penanganan berkelanjutan agar para WNI dapat kembali ke keluarga mereka dengan selamat. Mekanisme serah terima yang terkoordinasi telah disiapkan untuk memudahkan proses pemulangan ke daerah asal.

Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamida, menjelaskan langkah-langkah yang diambil. "Para evakuasi ini setibanya di tanah air kami serah terimakan ke Dinas Sosial dan Badan Penghubung Provinsi untuk proses pemulangan ke daerah asal masing-masing," jelasnya dalam konferensi pers di Jakarta.

Kondisi WNI yang Masih Berada di Iran

Berdasarkan pemantauan terkini dari KBRI Tehran, jumlah WNI yang masih berada di Iran setelah evakuasi tahap ketiga ini tercatat sebanyak 236 orang. Mayoritas dari mereka adalah pelajar dan mahasiswa, dengan konsentrasi terbesar berada di Kota Qom, sebuah pusat keagamaan dan pendidikan.

Selain pelajar, kelompok WNI lainnya yang masih bertahan terdiri dari Pekerja Migran Indonesia (PMI) serta warga yang telah menikah dengan penduduk setempat dan menetap sebagai ekspatriat. Situasi mereka terus dipantau secara cermat.

Koordinasi dan Langkah Ke Depan

Pemerintah Indonesia, melalui Kemlu RI, terus mengintensifkan koordinasi dengan seluruh perwakilan di lapangan. Fokus utama adalah memastikan keselamatan dan kesejahteraan WNI yang masih berada di wilayah tersebut, sambil mempersiapkan opsi-opsi evakuasi berikutnya jika diperlukan.

Heni Hamida menegaskan komitmen pemerintah dalam melanjutkan upaya perlindungan. "Menyusul evakuasi tahap pertama dan kedua pada bulan Maret lalu, Kemlu beserta KBRI Baku dan KBRI Tehran telah memfasilitasi evakuasi tahap ketiga sejumlah 45 WNI dari Iran," ujarnya. Ia juga menambahkan, "Saat ini masih ada 13 orang ABK (Anak Buah Kapal) yang masih kita tampung di Baku untuk menunggu jadwal penerbangan selanjutnya."

Upaya pemantauan dan koordinasi ini menunjukkan langkah proaktif pemerintah dalam menghadapi dinamika situasi global, dengan keselamatan warga negara sebagai prioritas tertinggi.

Editor: Dian Lestari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar