27 Calon Haji Simeulue Siap Berangkat ke Tanah Suci 2026

- Jumat, 17 April 2026 | 21:25 WIB
27 Calon Haji Simeulue Siap Berangkat ke Tanah Suci 2026

PARADAPOS.COM - Sebanyak 27 calon jemaah haji asal Kabupaten Simeulue, Aceh, telah dinyatakan siap untuk diberangkatkan ke Tanah Suci pada musim haji tahun 2026. Persiapan administrasi dan kesehatan mereka telah rampung, menandai tahap akhir sebelum menunaikan rukun Islam kelima.

Kesiapan Menjelang Keberangkatan

Kepala Subbagian Umum Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Simeulue, Surya Rukayah, mengonfirmasi kesiapan para calon haji tersebut. Dari total 27 jemaah, komposisinya terdiri atas 10 laki-laki dan 17 perempuan. Mereka telah melalui serangkaian persiapan wajib sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Ada sebanyak 27 calon haji, terdiri 10 laki-laki dan 17 perempuan dari Kabupaten Simeulue masuk daftar keberangkatan haji tahun ini. Mereka semua siap diberangkatkan,” tuturnya di Simeulue, Jumat, 17 April 2026.

Rincian Perjalanan dan Kloter

Para jemaah dari Simeulue akan bergabung dalam Kloter 14 Embarkasi Aceh. Mereka akan berangkat bersama jemaah dari beberapa wilayah lain, seperti Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Singkil, melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda di Aceh Besar.

“Jemaah calon haji Kabupaten Simeulue diterbangkan melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Kabupaten Aceh Besar, pada 17 Mei 2026, menuju Makkah,” jelas Surya Rukayah lebih lanjut.

Persiapan Kesehatan dan Perlengkapan

Dari sisi kesehatan, seluruh calon haji telah memenuhi kewajiban vaksinasi, termasuk vaksin meningitis dan polio. Sementara itu, perlengkapan ibadah seperti koper rencananya akan dibagikan kepada jemaah dalam waktu dekat. Rentang usia jemaah kali ini cukup beragam, mencerminkan semangat ibadah dari berbagai generasi.

“Calon haji tertua, perempuan berusia 80 tahun, sedangkan termuda laki-laki berusia 25 tahun,” ungkapnya.

Profil Singkat Kabupaten Simeulue

Keberangkatan ini memiliki makna khusus mengingat letak geografis Kabupaten Simeulue. Sebagai wilayah kepulauan terluar di Aceh yang terpisah oleh Samudra Hindia, proses pembinaan dan pemberangkatan jemaah haji tentu memerlukan koordinasi dan logistik yang lebih kompleks. Kabupaten yang dimekarkan dari Aceh Barat ini memiliki sepuluh kecamatan dan dihuni oleh sekitar 96 ribu jiwa. Keikutsertaan warganya dalam ibadah haji setiap tahun selalu menjadi perhatian dan kebanggaan tersendiri bagi daerah tersebut.

Editor: Reza Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar