PARADAPOS.COM - Polda Bali akan menerapkan rekayasa lalu lintas di Kabupaten Gianyar pada Minggu, 19 April 2026. Pengalihan arus ini dilakukan untuk mengamankan jalannya Kemala Run 2026, sebuah ajang lari internasional yang diikuti sekitar 11.000 pelari dan bertempat di Bali United Training Center. Langkah ini bertujuan memastikan keamanan peserta sekaligus meminimalisasi gangguan terhadap arus lalu lintas harian.
Persiapan Akhir Menjelang Hari H
Menjelang pelaksanaan, persiapan acara telah memasuki tahap akhir. Ketua Panitia Kemala Run 2026, Deni Agus Suryonugoro, secara langsung turun ke lapangan untuk memeriksa kesiapan rute lomba dan fasilitas pendukung. Peninjauan ini mencakup seluruh kategori lomba, mulai dari 5K, 10K, hingga Half Marathon.
“Peninjauan ini penting untuk memastikan seluruh rute, mulai dari kategori 5K, 10K, hingga Half Marathon, serta venue dan cheering point dapat berjalan optimal,” jelas istri Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho itu.
Detail Pengaturan Lalu Lintas
Rekayasa lalu lintas akan berpusat di sepanjang Jalan By Pass Ida Bagus Mantra. Untuk mengakomodasi rute lomba, jalur sisi utara jalan—membentang dari Simpang Pantai Purnama hingga Simpang Pantai Saba—akan ditutup total mulai Sabtu malam, 18 April pukul 19.00 Wita, hingga Minggu siang, 19 April pukul 13.00 Wita.
Sementara itu, jalur sisi selatan akan dioperasikan dengan sistem dua arah atau contraflow untuk mengurai kepadatan. Bagi pengendara kendaraan ringan dari arah timur, panitia menyiapkan jalur alternatif melalui Jalan Mulawarman dan Jalan Raya Guwang.
Apresiasi dan Permohonan Maaf Panitia
Deni Agus Suryonugoro menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan masyarakat Bali. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas segala ketidaknyamanan yang mungkin timbul akibat pengalihan lalu lintas ini.
“Kami juga berupaya menjaga kenyamanan masyarakat pengguna jalan lainnya,” tuturnya dalam keterangan resmi. “Dukungan masyarakat sangat berarti bagi kelancaran dan kesuksesan Kemala Run 2026,” ungkap Deni menambahkan.
Dukungan Teknologi dan Kesiapan Peserta
Selain pengaturan fisik di jalan, panitia akan memanfaatkan teknologi kamera tilang elektronik (e-TLE) yang dioperasikan via drone. Alat ini berfungsi memantau keamanan dan pergerakan peserta secara real-time dari udara.
Di sisi peserta, proses pengambilan race pack di Bali United Training Center dilaporkan berjalan lancar. Sebagai bentuk apresiasi khusus, pelari yang menaklukkan kategori Half Marathon akan menerima finisher jersey.
Misi Lebih Luas di Balik Ajang Lari
Kemala Run 2026 bukan sekadar acara olahraga. Ajang dua tahunan yang diinisiasi Yayasan Kemala Bhayangkari ini juga mengusung misi kemanusiaan dan promosi pariwisata Bali melalui konsep sport tourism. Dengan segala persiapan yang telah dilakukan, panitia berharap event ini dapat memberikan pengalaman terbaik bagi semua pihak yang terlibat.
Artikel Terkait
AS Siap Serang Iran Jika Negosiasi Gagal, Pentagon Tingkatkan Kesiapan
Delapan Korban Helikopter Jatuh di Sekadau Berhasil Dievakuasi Setelah Operasi 6,5 Jam
Megawati Serukan Relevansi KAA dan GNB untuk Jawab Gejolak Global
Gubernur Khofifah Tunjuk Plt Kepala Dinas ESDM Jatim Gantikan Pejabat Tersangka