Toyota Resmi Luncurkan Woven City, Kota Eksperimental Berbasis AI dan Hidrogen di Jepang

- Selasa, 28 April 2026 | 07:00 WIB
Toyota Resmi Luncurkan Woven City, Kota Eksperimental Berbasis AI dan Hidrogen di Jepang
PARADAPOS.COM - Toyota resmi meluncurkan Woven City, sebuah kota eksperimental seluas 50.000 meter persegi di Jepang, pada September 2025. Kota ini dirancang sebagai laboratorium hidup untuk menguji solusi mobilitas masa depan yang terintegrasi dengan kecerdasan buatan (AI), menghubungkan manusia, teknologi, dan infrastruktur dalam satu ekosistem. Pada tahap awal, kota ini dihuni sekitar 360 peneliti dan karyawan Toyota, dengan target berkembang hingga 2.000 penghuni.

Laboratorium Hidup untuk Inovasi Mobilitas

Gagasan Woven City pertama kali diperkenalkan dalam ajang Consumer Electronics Show pada tahun 2020. Kini, kota tersebut hadir sebagai ruang kolaboratif antara peneliti dan masyarakat. Luas awalnya mencapai 50.000 meter persegi, namun ke depannya direncanakan meluas hingga 708.000 meter persegi. Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor (TAM), Takuya Yokohama, menjelaskan bahwa Woven City menjadi tempat bagi penduduk dan peneliti kelas dunia untuk mengembangkan teknologi mobilitas masa depan. “Toyota Woven City berfungsi sebagai rumah bagi penduduk dan peneliti kelas dunia yang diberi kesempatan mengembangkan berbagai teknologi mobilitas masa depan seperti mobil otonom, personal mobility, hingga infrastruktur lalu lintas. Toyota bersama stake holders lainnya dapat menguji dan melatih secara langsung riset yang ada secara terintegrasi dalam ekosistem kota lewat segala bentuk aktivitas manusia, dan berupaya untuk memaksimalkan potensinya demi menciptakan kehidupan masyarakat yang lebih baik,” jelas Takuya Yokohama dalam keterangan resminya. Kota ini mengusung empat pilar utama: People, Goods, Information, dan Energy. Pendekatan ini memungkinkan solusi mobilitas terintegrasi langsung dengan aktivitas sehari-hari masyarakat. Seluruh sistem kota saling terhubung melalui data dan sensor, mendukung pengujian teknologi secara real-time.

Energi Hidrogen dan Filosofi Kakezan

Menariknya, Woven City menggunakan energi berbasis hidrogen melalui teknologi fuel cell, seperti yang diterapkan pada Toyota Mirai. Pilihan energi ini menunjukkan komitmen terhadap keberlanjutan di samping pengembangan teknologi otonom. Penghuni kota terbagi menjadi dua kelompok utama: Inventor, yang berperan sebagai pengembang inovasi, dan Weaver, yang bertindak sebagai pengguna dan memberikan masukan langsung. Filosofi di balik proyek ini, yang disebut Kakezan, mencerminkan semangat kolaborasi—melipatgandakan kekuatan bersama mitra untuk menciptakan dampak yang lebih luas.

AI sebagai Tulang Punggung Ekosistem

Teknologi kecerdasan buatan menjadi fondasi utama Woven City. Dua sistem andalannya adalah AI Vision Engine, yang mampu membaca kondisi lingkungan secara real-time, serta Integrated ANZEN System, yang menggabungkan berbagai teknologi AI untuk meningkatkan keselamatan. Vice President Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Jap Ernando Demily, menegaskan pentingnya peran AI dalam masa depan mobilitas. Menurutnya, Toyota melihat bahwa perkembangan solusi mobilitas ke depan akan sangat dipengaruhi oleh kecerdasan buatan. "Dengan dukungan teknologi canggih yang terus dikembangkan, produk dan layanan Toyota dirancang untuk dapat terus diperbarui baik dari sisi kapabilitas maupun pendekatan sehingga selalu relevan dan dapat diandalkan oleh Masyarakat. Lebih dari itu, seluruh inovasi ini merupakan bagian dari komitmen Toyota dalam mewujudkan 'Mobility for All' secara global," ujar Jap Ernando Demily. Ia menambahkan bahwa inovasi berbasis AI tidak hanya mempermudah aktivitas manusia, tetapi juga memberikan nilai tambah seperti inklusivitas, keamanan, kenyamanan, dan manfaat yang lebih luas.

Editor: Andri Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar