Anggota BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran Rumah di Jakarta Selatan

- Jumat, 08 Mei 2026 | 03:25 WIB
Anggota BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran Rumah di Jakarta Selatan
PARADAPOS.COM - Kebakaran melanda sebuah rumah di kawasan Tanjung Barat, Jakarta Selatan, pada Jumat (8/5/2026), menewaskan Haerul Saleh, anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Peristiwa ini mengejutkan kalangan politik dan pemerintahan, terutama karena Haerul dikenal sebagai politisi muda yang sebelumnya menjabat sebagai anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra. Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, turut menyampaikan duka mendalam atas kepergian sahabatnya tersebut.

Kronologi dan Duka dari Rekan Sejawat

Kabar duka ini pertama kali dikonfirmasi oleh Habiburokhman saat dihubungi awak media. Ia mengaku sangat terkejut mendengar musibah yang menimpa Haerul Saleh. Kenangan lama pun kembali terlintas di benaknya. "Iya. Saya sangat kaget dan sangat berduka. Beliau salah satu sahabat saya. Sebelum Pemilu 2014 satu kamar saat pelatihan kaderisasi Gerindra. Beliau sangat baik, selalu tanya saya apa yang bisa beliau bantu. Beliau anak muda yang cerdas, wafat di usia baru 43 tahun," ungkap Habiburokhman dengan nada penuh haru. Hubungan keduanya sudah terjalin lama, bahkan sejak masa kaderisasi partai. Habiburokhman mengenang Haerul sebagai sosok yang selalu peduli dan ringan tangan kepada sesama. Ia juga menyebut almarhum sebagai pribadi cerdas yang memiliki masa depan cerah di usia yang masih relatif muda.

Doa dan Penghormatan Terakhir

Di tengah duka yang mendalam, Habiburokhman juga memanjatkan doa untuk almarhum. Ia berharap segala amal ibadah Haerul Saleh diterima di sisi Tuhan. "Kita doakan beliau husnul khatimah, diampuni segala dosanya, diterima amal ibadahnya dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT," ujarnya. Doa serupa juga ia sampaikan dalam pernyataan sebelumnya. Ia menambahkan harapan agar almarhum diampuni segala dosa-dosanya dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah.

Jejak Karier Haerul Saleh

Haerul Saleh bukanlah nama asing di panggung politik nasional. Sebelum terpilih sebagai anggota BPK RI, ia pernah duduk di Senayan sebagai anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra. Selama menjadi wakil rakyat, ia bertugas di Komisi XI yang membidangi keuangan, perbankan, dan perencanaan pembangunan nasional. Pengalaman ini menjadi modal kuatnya saat kemudian dipercaya mengemban amanah sebagai pemeriksa keuangan negara di BPK. Perjalanan kariernya yang cemerlang terpangkas tragis oleh kobaran api di kediamannya. Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Namun, kepergian Haerul meninggalkan duka mendalam bagi kolega dan dunia pemerintahan Indonesia.

Editor: Wahyu Pradana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar