Letjen Robi Herbawan Resmi Jabat Kabais TNI, Gantikan Posisi Strategis Intelijen Militer

- Kamis, 07 Mei 2026 | 13:25 WIB
Letjen Robi Herbawan Resmi Jabat Kabais TNI, Gantikan Posisi Strategis Intelijen Militer

PARADAPOS.COM - Kepala Badan Informasi dan Komunikasi Intelijen Kementerian Pertahanan, Letjen TNI Robi Herbawan, resmi ditunjuk sebagai Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI. Penunjukan ini dikonfirmasi oleh Kepala Biro Informasi Pertahanan Setjen Kemhan, Brigjen Rico Ricardo Sirait, pada Kamis (7/5/2026). Mutasi ini merupakan bagian dari regenerasi dan penguatan organisasi intelijen di tubuh TNI.

Konfirmasi dan Harapan di Balik Mutasi

Kabar pergeseran posisi ini bukanlah sesuatu yang tiba-tiba. Dari sudut pandang internal institusi, langkah ini dinilai sebagai bagian dari proses penyegaran yang wajar. Brigjen Rico Ricardo Sirait, saat dikonfirmasi, membenarkan kabar tersebut. Ia menekankan bahwa penunjukan Robi diharapkan mampu mengoptimalkan pelaksanaan tugas intelijen strategis dalam mendukung pertahanan negara.

"Benar, Letjen TNI Robi Herbawan saat ini mendapat amanah sebagai Kabais TNI. Sebelumnya beliau menjabat sebagai Kepala Badan Informasi dan Komunikasi Intelijen Kementerian Pertahanan RI," ujar Rico.

Jejak Karier: Dari Kopassus hingga Ajudan Prabowo

Letjen Robi Herbawan bukanlah nama baru di lingkungan militer. Ia merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1994. Sejak awal karier, sebagian besar waktunya dihabiskan di Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Pengalaman tempurnya di pasukan baret merah ini cukup panjang dan mendalam.

Salah satu catatan menarik dalam perjalanan kariernya adalah ketika ia dipercaya menjadi ajudan Prabowo Subianto. Saat itu, Prabowo masih menjabat sebagai Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus pada periode 1995 hingga 1998. Kedekatan dengan sosok yang kini menjadi Presiden RI tersebut menjadi salah satu warna dalam riwayat pengabdiannya.

Pengalaman di Satuan Elite

Selain bertugas di Kopassus, Robi juga tercatat pernah berdinas di satuan elite TNI AD, yakni Satuan Penanggulangan Teror (Satgultor) Sat-81 Kopassus. Ia menghabiskan waktu sekitar 12 tahun di unit antiteror tersebut. Pengalaman panjang di lingkungan pasukan elite ini membentuknya menjadi perwira yang tangguh dan dipercaya mengemban sejumlah jabatan strategis.

Beberapa posisi penting yang pernah diembannya antara lain Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) BAIS TNI di Aceh, Kepala Pusat Informasi Strategi Pertahanan (Kapusinfostrahan) Bainstrahan Kemhan, hingga Kepala Badan Informasi dan Komunikasi Intelijen Kemhan. Kini, dengan pangkat letnan jenderal atau bintang tiga, ia memimpin Badan Intelijen Strategis TNI.

Editor: Bagus Kurnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler