Serangan Drone Skala Besar Hantam Moskow, Tiga Tewas dan Belasan Terluka

- Minggu, 17 Mei 2026 | 06:25 WIB
Serangan Drone Skala Besar Hantam Moskow, Tiga Tewas dan Belasan Terluka
PARADAPOS.COM - Serangan drone skala besar menghantam wilayah Moskow pada Minggu dini hari, menewaskan tiga orang dan melukai belasan lainnya. Otoritas setempat melaporkan puluhan pesawat tak berawak berhasil dicegat, sementara puing-puing yang berjatuhan menyebabkan kerusakan di sejumlah titik. Peristiwa ini terjadi hanya beberapa hari setelah gencatan senjata singkat antara Rusia dan Ukraina berakhir.

Korban Jiwa dan Kerusakan di Pinggiran Ibu Kota

Serangan yang dimulai sekitar pukul 03.00 waktu setempat itu menghantam sebuah kawasan pemukiman di pinggiran Moskow. Gubernur wilayah Moskow, Andrey Vorobyov, mengonfirmasi bahwa seorang wanita tewas setelah sebuah drone menghantam rumah pribadi. "Seorang wanita tewas akibat pesawat tak berawak yang menghantam sebuah rumah pribadi. Satu orang lagi terjebak di bawah reruntuhan," ujar Vorobyov dalam keterangannya, Minggu (17/5/2026). Selain korban wanita tersebut, dua orang pria juga ditemukan tewas di lokasi yang sama. Tim penyelamat sempat berupaya mengevakuasi korban yang tertimbun, namun nyawa mereka tak tertolong.

Pertahanan Udara Dikerahkan, Ratusan Drone Dicegat

Menghadapi gelombang serangan udara ini, militer Rusia mengerahkan sistem pertahanan udara secara masif. Vorobyov menambahkan bahwa sejak pukul 3 pagi, pasukan pertahanan udara telah menangkis serangan pesawat tak berawak skala besar di wilayah ibu kota. Empat orang lainnya dilaporkan terluka, dan sejumlah fasilitas infrastruktur juga menjadi sasaran. Di pusat kota Moskow, situasi tak kalah genting. Walikota Sergei Sobyanin melaporkan bahwa sistem pertahanan udara berhasil mencegat setidaknya 74 drone dalam semalam. Akibat jatuhnya puing-puing, 12 orang mengalami luka-luka. "Kerusakan ringan telah tercatat di lokasi jatuhnya puing-puing," tulis Sobyanin melalui kanal Telegram resminya. Secara keseluruhan, Kementerian Pertahanan Rusia mencatat sebanyak 120 drone berhasil dicegat dalam kurun waktu 24 jam terakhir. Angka tersebut merupakan bagian dari total 556 drone yang berhasil ditembak jatuh di lebih dari 12 wilayah Rusia, termasuk Moskow.

Konteks Serangan dan Ketegangan yang Kembali Meningkat

Meskipun pihak berwenang tidak secara eksplisit menyebutkan asal usul drone tersebut, serangan ini terjadi di tengah eskalasi konflik yang kembali memanas. Moskow dan Kyiv saling melancarkan serangan setelah pertukaran tahanan dan berakhirnya gencatan senjata tiga hari pada Selasa lalu. Ukraina, yang selama lebih dari empat tahun menghadapi pemboman harian oleh militer Rusia, secara teratur menargetkan wilayah Rusia. Kyiv kerap menyatakan bahwa serangan mereka diarahkan pada situs militer dan infrastruktur energi. Menariknya, meskipun wilayah sekitar ibu kota Moskow sering menjadi sasaran, kota Moskow sendiri relatif jarang terkena serangan langsung. Serangan kali ini menjadi salah satu yang paling mematikan dalam beberapa bulan terakhir. Di sisi lain, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy pada hari Jumat lalu berjanji akan melancarkan serangan balasan lebih lanjut. Janji itu disampaikan sehari setelah serangan rudal Rusia di Kyiv menewaskan 24 orang, menunjukkan bahwa siklus kekerasan antara kedua negara masih jauh dari kata reda.

Editor: Paradapos.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar