PARADAPOS.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada Sabtu, 23 Mei 2026. Berdasarkan data terbaru, langit ibu kota diprediksi akan mengalami perubahan signifikan sepanjang hari, mulai dari kondisi cerah berawan di pagi hari hingga hujan ringan yang diperkirakan turun pada sore hari. Prakiraan ini mencakup seluruh wilayah Jakarta, termasuk Kepulauan Seribu yang memiliki pola cuaca sedikit berbeda.
Dinamika Cuaca Jakarta Sepanjang Hari
Pada pagi hari, langit Jakarta diprakirakan masih cerah berawan. Namun, situasi mulai berubah menjelang siang. Awan mulai menyelimuti wilayah ibu kota pada pukul 10.00 WIB. Memasuki pukul 13.00 WIB, kondisi berawan tebal diprediksi akan mendominasi seluruh wilayah Jakarta.
Hujan Ringan di Sore Hari
Hujan dengan intensitas ringan diperkirakan mulai mengguyur Jakarta pada pukul 16.00 WIB. BMKG menyebutkan bahwa curah hujan pada sore hari ini tidak akan terlalu deras, namun masyarakat tetap diimbau untuk waspada saat beraktivitas di luar ruangan.
Sementara itu, kondisi cuaca di Kepulauan Seribu menunjukkan pola yang berbeda. Wilayah tersebut diprediksi akan mengalami udara kabur pada sore hari. Hujan baru akan turun di Kepulauan Seribu pada pukul 19.00 WIB.
Kondisi Malam Hari
Memasuki malam hari, tepatnya pukul 22.00 WIB, hujan masih akan turun di wilayah Kepulauan Seribu. Sementara itu, lima wilayah Jakarta lainnya diprakirakan akan mengalami udara kabur pada waktu yang sama. Perbedaan pola cuaca ini menunjukkan dinamika atmosfer yang cukup kompleks di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Editor: Paradapos.com
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Kevin Warsh Resmi Dilantik sebagai Ketua Federal Reserve, Gantikan Powell di Tengah Tekanan Inflasi
Sega Rilis Paket Karakter Baru Total War: Warhammer III, Tawarkan Free Weekend dan Diskon 85 Persen
PLN Pastikan Seluruh Gardu Induk di Sumbar Kembali Menyala, Pemulihan Listrik Capai 60 Persen
Dinkes Madiun Pantau Kualitas Udara dalam Rumah Warga untuk Cegah Risiko Penyakit Pernapasan