PARADAPOS.COM - Dewa United Banten harus puas bertarung memperebutkan posisi ketiga di ajang Basketball Champions League (BCL) Asia-East 2026. Langkah mereka terhenti di babak semifinal setelah takluk 86-100 dari wakil Taiwan, Taoyuan Pauian Pilots, dalam laga yang berlangsung di Arena Larkin Indoor Stadium, Johor Bahru, Malaysia, pada Sabtu (23/5). Kekalahan ini memaksa tim asuhan Agusti Julbe untuk berhadapan dengan Chinggis Broncos asal Mongolia demi memperebutkan podium terakhir turnamen, yang akan digelar pada Minggu (24/5).
Start Cemerlang, Namun Momentum Sirna
Sejak peluit pertama dibunyikan, Dewa United sebenarnya tampil percaya diri. Pertandingan berlangsung sengit, dengan kedua tim saling balas menyerang. Meski tampil agresif, tim berjuluk Anak Dewa itu harus menutup kuarter pertama dalam posisi tertinggal tipis 32-35.
Memasuki kuarter kedua, pola permainan berubah. Dewa United tampil lebih solid dan berhasil mengambil alih kendali. Serangan yang lebih efektif membuat mereka mampu mencetak 31 poin, sementara Taoyuan Pilots hanya membukukan 23 angka. Keunggulan ini membawa Dewa United menutup babak pertama dengan skor 63-58.
Kuartal Ketiga: Titik Balik yang Pahit
Namun, momentum positif itu gagal dipertahankan selepas jeda. Pada kuarter ketiga, produktivitas poin Dewa United menurun drastis. Tim hanya mampu menambah 12 angka, sementara Taoyuan Pilots justru tampil lebih tajam dan berbalik unggul 81-75.
Tertinggal enam poin, Dewa United mencoba bangkit pada kuarter penentuan. Akan tetapi, DJ Cooper dan rekan-rekannya kembali kesulitan menembus pertahanan lawan. Sebaliknya, Taoyuan Pauian Pilots bermain konsisten dan terus mengumpulkan poin untuk memperlebar jarak. Hingga akhir laga, Dewa United tak mampu mengejar ketertinggalan dan harus mengakui keunggulan tim asal Taiwan tersebut.
Penampilan Individu yang Menonjol
Dari sisi statistik, Troy Gillenwater tampil sebagai motor serangan Dewa United. Ia menjadi penyumbang angka terbanyak dengan koleksi 33 poin, tujuh rebound, dan dua assist. Sementara itu, Josh Ibarra mencatatkan double-double lewat torehan 12 poin dan 15 rebound.
“Kami kehilangan fokus di kuarter ketiga. Lawan bermain lebih disiplin dan memanfaatkan setiap celah,” ujar salah satu staf pelatih tim usai pertandingan, menggambarkan kekecewaan atas hilangnya momentum.
Laga Penentuan Melawan Mongolia
Dengan hasil ini, perhatian kini beralih ke laga perebutan tempat ketiga. Dewa United akan menghadapi Chinggis Broncos, wakil Mongolia yang juga kalah di semifinal. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Minggu (24/5) di venue yang sama. Ini menjadi kesempatan terakhir bagi tim kebanggaan Banten itu untuk pulang dengan membawa hasil positif dari turnamen bergengsi Asia Timur ini.
Editor: Rico Ananda
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Barcelona Tutup Musim Juara dengan Kekalahan 1-3 dari Valencia di Mestalla
Kecelakaan di Tol Paspro, Dua Staf Anggota DPR Gus Hilman Tewas
BMKG: Seluruh Wilayah Jabodetabek Diguyur Hujan, Bogor Berpotensi Disertai Petir pada Minggu 24 Mei 2026
Inter Milan Tutup Musim dengan Imbang 3-3 Lawan Bologna, Gelar Juara Tak Tergoyahkan