PARADAPOS.COM - Barcelona harus mengakhiri perjalanan gemilang mereka di Liga Spanyol musim 2025/2026 dengan kekalahan 1-3 dari Valencia di Stadion Mestalla, Minggu dini hari WIB. Meski sempat unggul lebih dulu melalui gol Robert Lewandowski, tim tamu tak mampu membendung kebangkitan tuan rumah yang mencetak tiga gol balasan lewat Javier Guerra, Luis Rioja, dan Guido Rodriguez. Hasil ini sama sekali tidak mengubah puncak klasemen—Barcelona sudah memastikan gelar juara dengan koleksi 94 poin dari 38 pertandingan—sementara Valencia mengakhiri musim di peringkat kesembilan dengan 49 poin.
Babak Pertama Penuh Peluang, Namun Tanpa Gol
Meski laga ini tidak lagi menentukan bagi Barcelona, tensi pertandingan tetap tinggi sejak peluit pertama dibunyikan. Valencia langsung menunjukkan taringnya. Pada menit ke-11, Luis Rioja nyaris membuka keunggulan setelah memanfaatkan bola pantul. Tembakannya sudah melewati kiper Wojciech Szczesny, namun masih bisa disapu oleh pemain belakang Barcelona yang sigap menjaga garis gawang.
Barcelona bukannya tanpa perlawanan. Alejandro Balde nyaris mencetak gol spektakuler pada menit ke-21. Melakukan penetrasi dari sisi kiri, ia melepaskan sepakan keras yang sayangnya hanya membentur tiang gawang. Keberuntungan masih belum berpihak kepada tim tamu. Menjelang turun minum, tepatnya di menit akhir babak pertama, Robert Lewandowski menyundul bola hasil sepak pojok. Lagi-lagi, tiang gawang menjadi penghalang. Skor 0-0 bertahan hingga jeda.
Gol Perpisahan Lewandowski dan Kebangkitan Valencia
Kebuntuan akhirnya pecah di menit ke-61 babak kedua. Ferran Torres melepaskan tembakan yang kemudian mengenai tubuh Lewandowski dan berbelok arah masuk ke gawang Valencia. Gol itu membawa Barcelona unggul 1-0. Lebih dari sekadar gol pembuka, momen ini menjadi spesial. Itu adalah gol ke-120 sekaligus yang terakhir bagi Robert Lewandowski berseragam Barcelona, menandai akhir dari sebuah era di lini depan Blaugrana.
Namun, keunggulan itu hanya bertahan lima menit. Valencia tak butuh waktu lama untuk bereaksi. Pada menit ke-66, kesalahan fatal terjadi di lini belakang Barcelona. Bek muda Xavi Espart melakukan umpan yang salah, dan Javi Guerra dengan cerdik memotong bola tersebut. Tanpa membuang waktu, ia melepaskan tembakan mendatar yang tak mampu dijangkau Szczesny. Skor berubah menjadi 1-1.
Momentum sepenuhnya berbalik ke pihak tuan rumah. Lima menit berselang, Valencia sukses membalikkan keadaan. Sepakan Guerra sempat terhalang, namun Luis Rioja dengan sigap menyambar bola rebound dan mengarahkannya ke pojok kanan gawang Barcelona. Skor menjadi 2-1 untuk keunggulan Valencia.
Drama VAR dan Pukulan Terakhir di Menit Akhir
Pertandingan semakin panas. Wasit sempat menunjuk titik putih setelah Marc Bernal dianggap melanggar pemain Valencia di kotak penalti. Namun, setelah meninjau ulang melalui VAR, keputusan itu dianulir. Sebagai gantinya, wasit memberikan tendangan bebas tepat di tepi kotak penalti. Keputusan ini memicu protes dari para pemain tuan rumah.
Saat Barcelona berusaha keras mengejar ketertinggalan, Valencia justru menusuk balik. Di masa injury time, tepatnya pada menit 90 7, Guido Rodriguez melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Bola meluncur deras dan gagal dijangkau Szczesny, memastikan kemenangan 3-1 untuk Valencia. Kedudukan ini bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.
Kekalahan di laga pamungkas ini mungkin meninggalkan rasa pahit, namun tak mampu meredupkan gemerlap mahkota juara yang sudah diamankan Barcelona jauh-jauh hari. Bagi Valencia, kemenangan ini menjadi penutup musim yang manis di hadapan pendukung sendiri.
Artikel Terkait
Harga Emas di Pegadaian Turun Dua Hari Berturut-turut, Antam Kini Rp2,871 Juta per Gram
Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Jaksa dalam Kasus Jual Beli Aset PTPN II Tidak Rasional
Eks Wamenaker Noel Dituntut 5 Tahun Penjara, BNN Sita Ratusan Kilogram Narkoba hingga KPK Kembali Garap Kasus Kuota Haji
Kecelakaan di Tol Paspro, Dua Staf Anggota DPR Gus Hilman Tewas