Operasional KA Jarak Jauh di Stasiun Pasar Senen Kembali Normal Usai Evakuasi Anjlokan

- Sabtu, 23 Mei 2026 | 04:50 WIB
Operasional KA Jarak Jauh di Stasiun Pasar Senen Kembali Normal Usai Evakuasi Anjlokan
PARADAPOS.COM - Aktivitas perjalanan kereta api jarak jauh di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, kembali normal setelah proses evakuasi lokomotif dan gerbong yang keluar lintasan rampung dilakukan. PT KAI memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini karena kedua kereta dalam keadaan kosong saat kejadian. Evakuasi rangkaian KA Serayu yang anjlok selesai sekitar pukul 12.00, disusul lokomotif KA Jakatingkir satu jam kemudian.

Normalisasi Jalur dan Operasional Kembali Pulih

Petugas gabungan melakukan penanganan dan normalisasi jalur secara bertahap. Suasana di emplasemen stasiun sempat tegang, namun proses berlangsung terukur. Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyebut operasional perjalanan kereta api jarak jauh di Stasiun Pasar Senen kembali normal sejak kemarin siang. "PT KAI Daop 1 Jakarta menyampaikan bahwa operasional perjalanan kereta api ataupun langsiran di Stasiun Pasar Senen sudah normal dan pulih kembali tadi siang (Jumat/22/5) pukul 13.07," jelas Franoto.

Investigasi Penyebab dan Permohonan Maaf

Hingga kini, PT KAI masih melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab pasti tergelincirnya lokomotif dan rangkaian KA Serayu di area emplasemen Stasiun Pasar Senen. Tim teknis terus mendalami data di lapangan guna memastikan akar masalah. "Kami dari KAI Daop 1 Jakarta menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada pelanggan yang terdampak akibat keterlambatan keberangkatan kereta apinya ataupun kedatangan," tambah Franoto.

Kebijakan Refund bagi Penumpang Terdampak

Franoto menyatakan, bagi pelanggan atau penumpang kereta api keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen ataupun stasiun-stasiun di wilayah Daop 1 Jakarta yang kereta apinya mengalami keterlambatan, pelanggan bisa membatalkan perjalanannya dan KAI akan mengembalikan biaya tiket sebesar 100%. "Refund 100% berlaku hingga 7 hari ke depan dari jadwal yang tertera di tiketnya," ujarnya.

Editor: Annisa Rachmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar