PARADAPOS.COM - PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem lawan arah atau contraflow di ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek) pada Sabtu, 30 Mei 2026. Langkah ini diambil untuk mengurai kepadatan kendaraan yang melonjak signifikan saat momentum libur panjang menjelang perayaan Waisak 2026 dan Hari Lahir Pancasila. Rekayasa lalu lintas tersebut berlaku mulai pukul 09.43 WIB dari KM 55 hingga KM 65 arah Cikampek, berdasarkan diskresi kepolisian di lapangan.
Penyebab Penerapan Contraflow di Tol Japek
Kepadatan arus lalu lintas di jalur menuju wilayah Timur Trans Jawa ini dipicu oleh rangkaian hari libur nasional yang berdekatan. Setelah Hari Raya Iduladha 1447 H, masyarakat kembali menikmati libur panjang yang disusul perayaan Waisak pada 31 Mei dan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2026. Akibatnya, volume kendaraan pribadi mendominasi ruas Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek sejak pagi hari.
Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, menjelaskan bahwa kebijakan ini bersifat situasional dan disesuaikan dengan kondisi di lapangan.
“Atas diskresi pihak kepolisian, lawan arah diberlakukan mulai dari KM 55 sampai KM 65 arah Cikampek pada Sabtu mulai pukul 09.43 WIB. Pemberlakuan contraflow dilakukan secara situasional berdasarkan diskresi Kepolisian untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas di periode libur panjang ini menuju wilayah Timur Trans Jawa,” ujar Ria.
Pemantauan dan Evaluasi Berkala di Lapangan
JTT bersama jajaran Kepolisian terus memantau dinamika lalu lintas secara langsung. Evaluasi dilakukan secara berkala untuk menyesuaikan kebutuhan di titik-titik rawan kepadatan. Dari pantauan di lapangan, mayoritas kendaraan yang melintas adalah kendaraan pribadi, menandakan tingginya mobilitas masyarakat untuk berlibur atau pulang kampung.
Suasana di Gerbang Tol Cikampek Utama terlihat padat namun masih terkendali. Petugas di lapangan sibuk mengatur laju kendaraan agar tidak terjadi penumpukan yang berkepanjangan. Rekayasa lalu lintas ini diharapkan mampu memecah konsentrasi kendaraan di satu titik saja.
Imbauan bagi Pengguna Jalan Tol
Pihak pengelola tol mengingatkan para pengguna jalan untuk lebih siap sebelum memasuki ruas tol. Ria Marlinda Paallo menyampaikan pesan penting bagi seluruh pengendara agar perjalanan tetap aman dan nyaman.
“Pengguna jalan diharapkan tetap menjaga fokus dan konsentrasi selama berkendara serta memanfaatkan aplikasi Travoy untuk memperoleh informasi lalu lintas secara real-time, lokasi rest area, CCTV jalan tol, hingga layanan darurat guna mendukung perjalanan yang aman dan nyaman,” pesan dia.
Selain itu, JTT mengimbau agar pengendara memastikan kondisi kendaraan laik jalan, mencukupi bahan bakar, serta memeriksa saldo uang elektronik sebelum berangkat. Mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas di lapangan selama rekayasa lalu lintas berlangsung juga menjadi kunci kelancaran bersama.
Editor: Andri Setiawan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Menkop Apresiasi KSP Kopdit Obor Mas NTT yang Raup Aset Rp1,5 Triliun dan Jadi Andalan Penyalur KUR
Mendikdasmen Siapkan 150 Ribu Beasiswa bagi Guru yang Belum Bergelar D4 atau S1
Lima Destinasi Wisata Sejarah, Budaya, dan Religi Gratis di Surabaya
Maia Estianty Tegas Minta Publik Tak Tanyakan Soal Kehamilan ke El Rumi dan Syifa Hadju