PARADAPOS.COM - Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyerukan gerakan kolektif untuk mencegah kekerasan di lembaga pendidikan, khususnya pondok pesantren. Seruan ini disampaikan pada Sabtu di Semarang, saat peringatan Hari Lahir ke-76 Fatayat Nahdlatul Ulama (NU). Luthfi menekankan bahwa penegakan hukum saja tidak cukup; diperlukan kesadaran bersama dari seluruh elemen masyarakat untuk memastikan kasus serupa tidak terulang.