PARADAPOS.COM - Pelita Jaya Jakarta bersiap menghadapi Bogor Hornbills pada laga pertama final IBL 2026 di GMSB, Jakarta, Jumat, 19 Juni 2026. Pelatih Pelita Jaya, David Singleton, secara spesifik mengantisipasi pergerakan tiga pemain asing lawan: Stephaun Branch, Travin Thibodeaux, dan Kaleb Wesson. Ketiganya dinilai menjadi motor utama permainan Hornbills yang untuk pertama kalinya menembus partai puncak. Singleton menekankan pentingnya membuat pekerjaan ketiga pemain tersebut menjadi sulit sepanjang pertandingan.
Fokus pada Tiga Motor Asing Hornbills
David Singleton tidak menutup mata terhadap ancaman yang dibawa oleh trio asing Bogor Hornbills. Ia secara khusus menyoroti peran krusial Stephaun Branch, Travin Thibodeaux, dan Kaleb Wesson dalam membawa timnya melaju hingga final.
“Mereka pemain yang kuat, sangat bagus, bahkan Thibodeaux adalah MVP dan Wesson telah melakukan banyak hal bagus. Itu tantangan yang sangat berat bagi kami dan kami harus membuat pekerjaan mereka menjadi sulit sepanjang pertandingan,” ujar Singleton usai memimpin latihan di GMSB, Jakarta, Kamis, 18 Juni 2026.
Menurutnya, konsistensi ketiga pemain tersebut dalam menghadirkan ancaman bagi setiap lawan sepanjang musim menjadi kunci keberhasilan Hornbills. Mereka tidak hanya mampu mencetak angka, tetapi juga membangun serangan dan mengubah jalannya pertandingan melalui aksi individu maupun kerja sama tim yang solid. Meski demikian, Pelita Jaya enggan meremehkan kekuatan lawan, meski berstatus sebagai salah satu unggulan juara.
Strategi Disiplin dan Keuntungan Kandang
Menghadapi kekuatan lawan, Singleton menegaskan bahwa timnya juga memiliki kualitas pemain yang mampu mengimbangi. Fokus utama saat ini adalah menjalankan strategi dengan disiplin tinggi untuk mengurangi efektivitas permainan ketiga pemain asing tersebut.
Selain taktik meredam lawan, Pelita Jaya berniat memanfaatkan keuntungan bermain di kandang pada laga pertama final. Ia mengimbau para pemain untuk tampil lebih baik dibandingkan saat seri semifinal demi menjaga performa di hadapan pendukung sendiri. Keberhasilan di pertandingan pembuka, menurutnya, akan menjadi modal penting untuk mengarungi rangkaian final best-of-five setelahnya.
Tekanan sebagai Bagian dari Perjuangan
Mantan pelatih Prawira Bandung itu meminta timnya tidak terbebani tekanan menjelang laga puncak. Ia memandang tekanan sebagai bagian tak terpisahkan dari persaingan untuk menjadi juara dan harus diterima secara positif.
Singleton, yang pernah mengantarkan Prawira menjuarai IBL 2023, menyebut fokus utama Pelita Jaya adalah menyelesaikan pekerjaan yang telah dibangun sejak awal persiapan musim. Setelah gagal memenuhi target pada musim lalu, ia melihat para pemain memiliki motivasi besar untuk menutup perjalanan musim ini dengan gelar juara IBL 2026.
Editor: Clara Salsabila
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Davina Karamoy Akui Terima Uang Saku dari Hanania Travel, Klaim Sudah Dikembalikan ke Penyidik
Muktamar ke-35 NU Dinilai Jadi Ujian Sejarah untuk Perkuat Soliditas Internal dan Dukung Pemerintahan Prabowo
Pimpinan DPR Pastikan Temui Mahasiswa di Tengah Rencana Aksi Unjuk Rasa Senayan
BGN Keluarkan 76 Sekolah di Jawa dari Penerima Makan Bergizi Gratis, Fokus Bantuan Dialihkan ke Daerah 3T dan Ibu Rentan