PARADAPOS.COM - Sebanyak 5.063 peserta Program Magang Nasional Angkatan I langsung mendapat tawaran kerja, baik sebagai karyawan tetap maupun kontrak, dari perusahaan tempat mereka magang. Hal ini diungkapkan Pelaksana Tugas Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Kurnia Ramadhana, dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu, 24 Juni 2026. Angka tersebut setara dengan sekitar 34 persen dari total 16.112 responden evaluasi yang diisi melalui aplikasi MagangHub.
Empat Gelombang dan Tingkat Partisipasi
Proses pendaftaran Program Magang Nasional Angkatan I terbagi dalam empat gelombang. Batch I diikuti 14.952 peserta, Batch IB sebanyak 1.160 peserta, Batch II sebanyak 62.128 peserta, dan Batch III sebanyak 24.456 peserta. Program Batch I berakhir pada 19 April 2026, disusul Batch IB pada 23 April 2026.
Evaluasi Pascaprogram dan Kepuasan Peserta
Kurnia menjelaskan bahwa evaluasi dan pemantauan pascaprogram untuk Batch II dan III masih berlangsung. Pasalnya, masing-masing gelombang baru berakhir pada 23 Mei 2026 dan 16 Juni 2026. Data awal menunjukkan hasil yang menggembirakan.
Dari sampel 65.245 peserta yang mengisi formulir evaluasi, sebanyak 84,26 persen responden menyatakan puas atau sangat puas terhadap program tersebut. Lebih dari itu, 67,13 persen peserta mengaku program ini membantu atau sangat membantu kondisi ekonomi mereka dan keluarganya berkat uang saku yang diberikan pemerintah.
Peningkatan Kompetensi di Mata Mentor
Tak hanya meningkatkan kesejahteraan, Program Magang Nasional juga terbukti mendongkrak kompetensi para peserta. Berdasarkan evaluasi yang diisi oleh 22.297 mentor program, 66,55 persen peserta dinilai mengalami peningkatan kompetensi teknis yang signifikan selama mengikuti program.
"Peningkatan juga tercatat pada kemampuan komunikasi, kerja sama tim, pemecahan masalah, berpikir kritis, adaptabilitas, hingga keterampilan teknis sesuai bidang pekerjaan," ujar Kurnia. Pernyataan ini menegaskan bahwa program tidak hanya berdampak pada aspek ekonomi, tetapi juga pada pengembangan soft skills dan hard skills yang dibutuhkan di dunia kerja.
Editor: Dian Lestari
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
CATL Kembangkan Baterai Tipis untuk Mobil Listrik, OpenAI Gandeng Getty Images
Taufik Hidayat Ditangkap Setelah Bertahun-tahun Aniaya dan Sekap Perempuan di Bandung
Bosnia-Herzegovina Kalahkan Qatar 3-1, Jaga Asa Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Marsch Sesali Kurang Agresif Usai Kanada Takluk dari Swiss, Fokus ke Babak 32 Besar