XLSmart dan Huawei Luncurkan EstaConnect 5G, Solusi ICT Terpadu untuk UMKM di Indonesia

- Jumat, 26 Juni 2026 | 00:00 WIB
XLSmart dan Huawei Luncurkan EstaConnect 5G, Solusi ICT Terpadu untuk UMKM di Indonesia
PARADAPOS.COM - Shanghai menjadi saksi penandatanganan kerja sama strategis antara PT XL Smart Telecom Sejahtera Tbk (XLSmart) dan Huawei. Keduanya sepakat meluncurkan layanan solusi teknologi informasi dan komunikasi (ICT) terpadu yang dirancang khusus untuk Usaha Menengah dan Kecil (UMK) di Indonesia. Produk unggulan yang diperkenalkan adalah EstaConnect 5G, sebuah ekosistem digital yang menggabungkan jaringan 5G, kecerdasan buatan (AI), otomasi, dan platform data dalam satu sistem. Inovasi ini memanfaatkan teknologi mutakhir SD-WAN (Software-Defined Wide Area Network) dan perangkat 5G CPE (Customer Premises Equipment) untuk menjawab kebutuhan konektivitas bisnis modern.

Menjawab Kebutuhan Konektivitas UMKM di Era Digital

Keputusan untuk menghadirkan solusi ini bukan tanpa alasan. Tony Wijaya, Chief Enterprise Product Partnership & Biz Dev XLSmart, menjelaskan bahwa kebutuhan industri akan konektivitas yang cepat, stabil, dan aman terus meningkat. "Seiring meningkatnya kebutuhan industri terhadap konektivitas yang cepat, stabil, dan aman, XLSmart bersama dengan Huawei, meluncurkan EstaConnect 5G," ujarnya di Shanghai, Kamis (25/6). Tony menambahkan, solusi ini dirancang untuk mendukung operasional bisnis yang semakin bergantung pada koneksi real-time dan pemrosesan data dalam volume besar. Dengan bandwidth yang lebih besar, latensi rendah, dan kapasitas jaringan yang lebih tinggi, UMKM dapat terhubung ke berbagai sistem, perangkat, dan aplikasi secara lebih optimal. "Solusi ini akan menjadi tulang punggung konektivitas untuk berbagai kebutuhan industri modern, mulai dari skala usaha kecil-menengah (UMKM) hingga perusahaan besar," jelasnya.

Riset Lapangan: Menelisik Kebutuhan Nyata Pelaku Usaha

Sebelum meluncurkan produk, XLSmart dan Huawei melakukan riset pasar yang mendalam. Tim perusahaan bahkan turun langsung mengunjungi pasar-pasar tradisional hingga jaringan ritel untuk memahami kendala di lapangan. Patrick James Chang, Chief Marketing Officer (CMO) ICT Asia-Pacific, mengungkapkan bahwa selama dua tahun terakhir, kedua perusahaan telah bekerja sama membangun infrastruktur 5G di seluruh Indonesia. "Kami melakukan riset di berbagai pasar tradisional hingga jaringan ritel, hingga menemukan layanan ICT," ungkap Patrick. Dari riset tersebut, teridentifikasi tiga kebutuhan utama UMKM. Pertama, konektivitas berkecepatan tinggi yang stabil. Kedua, sistem keamanan berupa CCTV berbasis AI untuk memantau operasional. Ketiga, layanan purnajual yang terintegrasi dalam satu pintu pembelian.

Jangkauan 5G dan Target Adopsi di Indonesia

Direktur dan Chief Technology Officer XLSmart, I Gede Darmayusa, menyampaikan bahwa saat ini jaringan 5G XLSmart telah tersedia di 48 kota di Indonesia. Pihaknya berharap teknologi ini dapat dimanfaatkan secara luas, terutama oleh UMKM yang merupakan porsi pengguna terbesar. "UMKM merupakan salah satu porsi pengguna terbesar yang kami harapkan dapat menggunakannya," kata Gede. Untuk tahap awal, XLSmart menargetkan adopsi sebanyak 5.000 unit EstaConnect 5G pada tahun ini. Produk ini ditawarkan dengan harga yang kompetitif, yaitu biaya langganan Rp 1 juta per bulan. Penetrasi pasar akan difokuskan pada sektor ritel perdagangan, makanan dan minuman (F&B), restoran, perhotelan, hingga industri modern seperti smart warehouse dan perbankan.

Empat Manfaat Utama EstaConnect 5G bagi Pelaku UMKM

XLSmart merinci sejumlah keunggulan yang ditawarkan EstaConnect 5G. Solusi ini dirancang untuk menjadi tulang punggung digital bagi usaha kecil dan menengah.
  • Operasional Tanpa Interupsi (Zero Lag): Jaringan 5G menjamin latensi rendah dan bandwidth besar. Pada jam sibuk sekalipun, transaksi POS dan pembayaran digital tetap berjalan mulus tanpa hambatan.
  • Keamanan Berbasis AI: Paket ini dapat diintegrasikan dengan CCTV bertenaga AI untuk memantau keamanan toko secara real-time, memberikan rasa aman bagi pelaku usaha.
  • Efisiensi Biaya dan Waktu: Integrasi perangkat lunak dan keras—termasuk POS, CCTV, hingga IdeaHub—dalam satu ekosistem purnajual membuat pelaku usaha tidak perlu lagi membeli dan merawat perangkat secara terpisah.
  • Fleksibilitas Jaringan: Solusi FWA (Fixed Wireless Access) 5G ini dapat menjadi solusi utama bagi daerah yang belum terjangkau serat optik (fiber). Selain itu, solusi ini juga dapat berperan sebagai cadangan (backup) otomatis yang jauh lebih hemat biaya ketimbang memasang dua jalur kabel optik sekaligus.

Editor: Yoga Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar