Hong Myung-bo Mundur sebagai Pelatih Korea Selatan Usai Gagal ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

- Senin, 29 Juni 2026 | 01:00 WIB
Hong Myung-bo Mundur sebagai Pelatih Korea Selatan Usai Gagal ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
PARADAPOS.COM - Pelatih tim nasional Korea Selatan, Hong Myung-bo, secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya pada Minggu (29/6/2026), sehari setelah timnya gagal melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. Keputusan ini diambil setelah skuad asuhannya hanya mampu mengumpulkan tiga poin dari tiga pertandingan di Grup A, yang berisi tuan rumah Meksiko, Afrika Selatan, dan Republik Ceko. Kekalahan beruntun dari Afrika Selatan dan Meksiko, serta satu kemenangan atas Republik Ceko, membuat harapan lolos lewat jalur peringkat ketiga terbaik pupus.

Permintaan Maaf dan Tanggung Jawab Penuh

Dalam pernyataan resminya, Hong Myung-bo menyampaikan permintaan maaf yang mendalam kepada para pendukung sepak bola Korea Selatan. “Pertama-tama, saya ingin menyampaikan permintaan maaf yang tulus kepada para penggemar dan pendukung sepak bola Korea Selatan. Hari ini saya mengundurkan diri dari tim nasional sepakbola,” kata Hong Myung-bo pada Minggu (29/6/2026) seperti dikutip dari Yonhap News Agency. Pelatih berusia 57 tahun itu tengah menjalani periode keduanya menukangi tim nasional. Namun, nasib pahit kembali menghampirinya. Ia gagal membawa tim melangkah jauh di Piala Dunia, mengulang kekecewaan yang pernah dialaminya pada edisi 2014.

Evaluasi Dua Tahun yang Berat

Hong Myung-bo mengaku bahwa selama dua tahun terakhir, ia terus-menerus bergulat dengan pertanyaan-pertanyaan sulit. Setiap keputusan penting—mulai dari pemilihan pemain hingga persiapan latihan dan pertandingan—selalu diuji dengan satu tolok ukur. “Selama dua tahun terakhir saya selalu mengajukan pertanyaan yang sama setiap kali harus mengambil keputusan penting, memilih pemain, atau mempersiapkan sesi latihan dan pertandingan: apakah ini pilihan yang tepat untuk sepak bola Korea?” ujar Hong.

Jalan Terjal di Grup A

Sebelum turnamen dimulai, banyak pihak memprediksi Korea Selatan akan melaju mulus dari Grup A. Namun, kenyataan di lapangan berkata lain. Son Heung-min dan rekan-rekannya justru takluk 0-1 dari Afrika Selatan dan Meksiko. Satu-satunya hasil positif diraih ketika mereka mengalahkan Republik Ceko dengan skor 2-1. Meski demikian, kemenangan tunggal itu hanya menghasilkan tiga poin, dan Korea Selatan pun hanya bisa berharap lolos ke babak 32 besar lewat jalur delapan tim peringkat ketiga terbaik. Harapan tersebut akhirnya kandas setelah rangkaian hasil di grup-grup lain tidak menguntungkan posisi mereka. Sehari berselang, Hong Myung-bo pun memilih mengambil tanggung jawab penuh atas kegagalan tim dengan resmi meletakkan jabatannya sebagai pelatih kepala tim nasional.

Editor: Paradapos.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar