PARADAPOS.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperbarui peringatan cuaca untuk Rabu, 1 Juli 2026, menyusul terdeteksinya bibit siklon tropis 96W di Laut Filipina Barat. Fenomena ini, yang bergerak ke arah barat laut, diprakirakan memicu pertumbuhan awan hujan signifikan di sejumlah wilayah Indonesia, mulai dari Kalimantan hingga Sulawesi. Prakirawan BMKG, Puji, mengimbau masyarakat di Aceh, Riau, dan Sulawesi Barat untuk waspada terhadap potensi hujan lebat dalam beberapa hari ke depan.
Bibit Siklon 96W dan Dinamika Atmosfer
Berdasarkan pemantauan terbaru BMKG, bibit siklon tropis 96W saat ini berada di Laut Filipina Barat. "Sistem ini bergerak ke arah barat laut," ujar Puji, Rabu, 1 Juli 2026.
Ia menjelaskan, keberadaan sistem tersebut menginduksi terbentuknya daerah konvergensi dan konfluensi di sejumlah perairan strategis. Wilayah yang terpengaruh meliputi Laut Cina Selatan, Laut Sulu, Selat Makassar bagian utara, serta hampir seluruh provinsi di Kalimantan—dari Barat, Tengah, Timur, hingga Utara. Daerah di sekitar bibit siklon itu sendiri juga ikut terdampak.
Sirkulasi Siklonik di Berbagai Titik
Selain bibit siklon 96W, Puji menambahkan bahwa sirkulasi siklonik juga terpantau terbentuk di beberapa lokasi lain. Titik-titik tersebut meliputi Samudera Hindia Barat Sumatra Barat, Selat Makassar, Laut Timur Filipina, dan Samudera Pasifik Utara Papua Nugini.
Sirkulasi-sirkulasi ini kemudian membentuk daerah konvergensi dan konfluensi yang memanjang. Jalurnya membentang dari Samudera Hindia Barat Aceh hingga Sumatra Barat, kemudian dari Sulawesi Tenggara menuju Sulawesi Selatan, serta di Selat Makassar bagian tengah. "Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar daerah bibit siklon tropis, sirkulasi siklonik, dan di sepanjang daerah konvergensi ataupun konfluensi tersebut," jelasnya.
Wilayah yang Perlu Waspada
Kombinasi dari bibit siklon, sirkulasi siklonik, serta daerah pertemuan angin ini, menurut Puji, menciptakan potensi cuaca yang cukup signifikan. Masyarakat diimbau untuk tidak lengah.
Tiga wilayah yang secara spesifik disebutkan berpotensi mengalami hujan lebat adalah Aceh, Riau, dan Sulawesi Barat. Puji mengingatkan agar masyarakat selalu memperbarui informasi cuaca sebagai langkah antisipasi. Informasi terkini dapat diakses melalui laman resmi dan media sosial BMKG.
Editor: Laras Wulandari
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
DPR dan Pemerintah Godok Digitalisasi Penuh Sektor Pangan Lewat Revisi UU Pangan
Gadis 16 Tahun Dijadikan Jaminan Utang, Bos Koperasi di Tasikmalaya Diamankan Polisi
BINUS University Canangkan AI for Life sebagai Fondasi Transformasi Digital Nasional dan Tuan Rumah QS Summit Asia Pacific 2026
Kebakaran TPA Jatiwaringin Terus Berlangsung, Cuaca Kering Hambat Modifikasi Hujan Buatan