PARADAPOS.COM - Pemerintah Indonesia telah mengalokasikan dana bantuan kemanusiaan senilai Rp139,45 miliar untuk korban bencana alam di tiga provinsi di Sumatra. Bantuan yang mencakup santunan kematian, jaminan hidup, dan dukungan pemulihan hunian ini mulai dicairkan sebagai respons cepat terhadap musibah yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Rincian Alokasi Bantuan Kemanusiaan
Menteri Sosial Saifullah Yusuf, atau yang akrab disapa Gus Ipul, mengumumkan langkah ini pada Rabu, 18 Februari 2026. Dalam keterangannya, ia menegaskan komitmen pemerintah untuk meringankan beban warga yang terdampak. Total anggaran yang cukup besar tersebut dialokasikan untuk tiga program utama, dengan penyaluran yang telah dimulai di sejumlah wilayah prioritas.
Santunan bagi Korban Jiwa
Program pertama adalah santunan bagi ahli waris korban meninggal dunia. Sebanyak Rp14,85 miliar telah disiapkan untuk 990 keluarga, dengan besaran Rp15 juta per keluarga. Distribusi dana ini tersebar di tiga provinsi terdampak.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjelaskan, Sebanyak Rp14 miliar lebih telah kami salurkan kepada 990 korban meninggal dunia.
Rincian penyalurannya adalah Rp8,22 miliar untuk 548 jiwa di Aceh, Rp3,03 miliar untuk 201 jiwa di Sumatra Utara, dan Rp3,61 miliar untuk 241 jiwa di Sumatra Barat.
Dukungan Jaminan Hidup Sementara
Selain santunan, pemerintah juga memberikan Dana Jaminan Hidup (Jadup) sebagai bantuan tunai sementara. Anggaran sebesar Rp25,82 miliar diperuntukkan bagi 19.129 individu atau sekitar 5.358 kepala keluarga. Bantuan ini diberikan dengan nilai Rp15.000 per jiwa per hari, yang akan berlangsung selama tiga bulan.
Proses validasi data untuk program ini disebutkan telah selesai di empat wilayah prioritas, yaitu Bener Meriah, Aceh Tengah, Padangsidimpuan, dan Padang Panjang. Penyaluran Jadup sudah mulai berjalan di empat kabupaten tersebut dengan nilai mencapai lebih dari Rp20 miliar,
tambah Gus Ipul.
Pemulihan dan Bantuan Isian Hunian
Pilar bantuan ketiga difokuskan pada pemulihan kondisi tempat tinggal. Pemerintah mengucurkan dana sebesar Rp98,78 miliar untuk program bantuan isian hunian, yang akan menjangkau 32.928 kepala keluarga. Setiap keluarga berhak menerima Rp3 juta untuk memenuhi kebutuhan dasar rumah tangga mereka yang rusak atau hilang.
Berdasarkan data kerusakan, alokasi terbesar untuk program ini disalurkan ke Aceh dan Sumatra Barat, dengan total mencapai Rp87,33 miliar. Sementara itu, untuk wilayah Sumatra Utara, dialokasikan dana sebesar Rp4,13 miliar guna memperbaiki 1.379 unit hunian yang terdampak.
Penyaluran bantuan secara bertahap ini diharapkan dapat memberikan sedikit kepastian dan napas lega bagi ribuan keluarga yang masih berjuang memulihkan kehidupan pascabencana.
Artikel Terkait
KPK Lantik Tiga Deputi Baru Hasil Seleksi Terbuka
Bank Mandiri Pertahankan Target Kredit 7-9% untuk 2026 Meski OJK Minta Revisi
Bulog Sultra Pastikan Stok Minyak Goreng dan Gula Pasir Aman Jelang Ramadan
AHY Tekankan Harmoni dan Persatuan dalam Perayaan Imlek Demokrat