PARADAPOS.COM - Polda Banten resmi membuka Turnamen Mobile Legends Kapolda Banten Cup 2026, Sabtu, 4 Juli 2026, di Aula Gawe Kuta Baluwarti, Serang. Ajang yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 ini merupakan babak kualifikasi menuju Kapolri Cup 2026. Sebanyak 18 tim terbaik dari enam Polres jajaran Polda Banten, yang melibatkan 120 atlet esports, akan bertanding memperebutkan tiket mewakili provinsi tersebut di tingkat nasional.
Pembukaan Resmi oleh Irwasda Polda Banten
Suasana di Aula Gawe Kuta Baluwarti tampak semarak saat Kombes Pol Iwan Sonjaya, Irwasda Polda Banten, membacakan amanat Kapolda Banten. Ia membuka turnamen secara resmi di hadapan para Pejabat Utama Polda Banten, Ketua Umum IESPA Provinsi Banten, serta para peserta terbaik dari seluruh Polresta dan Polres se-Polda Banten.
Dalam sambutannya, Kapolda Banten memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh panitia dan pihak yang terlibat. Ia menilai kerja keras mereka menjadi kunci suksesnya penyelenggaraan acara ini.
"Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan seluruh pihak yang telah bekerja keras sehingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik," ujar Kombes Pol Iwan Sonjaya saat membacakan amanat Kapolda Banten, Sabtu, 4 Juli 2026.
Esports: Bukan Sekadar Hiburan, Tapi Olahraga Prestasi
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Banten menyoroti perkembangan pesat esports di Indonesia. Menurutnya, olahraga digital kini telah bertransformasi dari sekadar hiburan menjadi cabang olahraga prestasi yang mampu melahirkan atlet kelas nasional hingga internasional.
"Oleh karena itu, Polri ingin hadir sebagai bagian dari pembinaan generasi muda melalui wadah yang positif, kompetitif, dan bermartabat," lanjutnya.
Turnamen Kapolda Banten Cup ini merupakan implementasi langsung dari arahan Kapolri. Kegiatan ini dirancang untuk menjaring atlet esports terbaik dari daerah, yang nantinya akan dipersiapkan menuju Kapolri Cup 2026.
Menjaring Bibit Unggul dan Mempererat Hubungan Polri-Masyarakat
Lebih dari sekadar kompetisi, turnamen ini juga menjadi sarana strategis untuk mempererat hubungan Polri dengan masyarakat, khususnya generasi muda yang tumbuh di era digital.
"Turnamen ini bertujuan menjaring bibit atlet berbakat, membangun ekosistem esport yang sehat, membina generasi muda, sekaligus memperkuat citra positif Polri di kalangan generasi digital," jelas Kombes Iwan.
Suasana kompetisi terasa semakin hidup dengan kehadiran 120 atlet esports terbaik dari seluruh Provinsi Banten. Mereka tidak hanya bertanding untuk menjadi yang terbaik, tetapi juga memperebutkan kesempatan emas menjadi wakil Banten pada ajang Kapolri Cup 2026.
Menekankan Sportivitas dan Integritas
Dalam amanatnya, Kapolda Banten secara khusus menekankan pentingnya nilai-nilai luhur dalam berkompetisi. Ia mengingatkan seluruh peserta untuk selalu menjunjung tinggi sportivitas, fair play, integritas, disiplin, dan solidaritas selama pertandingan berlangsung.
"Saya berharap seluruh peserta menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas, fair play, integritas, disiplin, dan solidaritas," tegasnya.
Ia menambahkan bahwa menang atau kalah adalah bagian tak terpisahkan dari sebuah kompetisi. Namun, karakter, etika, dan semangat untuk terus berkembang merupakan kemenangan yang sesungguhnya.
"Kepada para wasit dan panitia, laksanakan tugas secara profesional, objektif, dan menjunjung tinggi integritas agar seluruh rangkaian pertandingan berjalan aman, tertib, dan menghasilkan juara yang benar-benar berkualitas," ujarnya.
Momentum Mengukir Prestasi
Mengakhiri sambutannya, Irwasda Polda Banten mengajak seluruh atlet untuk menjadikan turnamen ini sebagai momentum meraih prestasi. Ia berharap para atlet mampu mengharumkan nama Provinsi Banten di tingkat nasional.
"Saya mengucapkan selamat bertanding kepada seluruh atlet. Tunjukkan kemampuan terbaik, jadikan turnamen ini sebagai momentum untuk mengukir prestasi dan mengharumkan nama Provinsi Banten di tingkat nasional," tutupnya.
Melalui Turnamen Mobile Legends Kapolda Banten Cup 2026, Polda Banten menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung perkembangan industri esports. Kegiatan ini menjadi wadah pembinaan generasi muda yang kreatif, berprestasi, dan mampu bersaing di tingkat nasional. Sekaligus, turnamen ini memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat di era digital.
Editor: Dian Lestari
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Letkol Inf Richie Fadly Resmi Jabat Dandim 0706/Temanggung, Gantikan Letkol Inf Hermawan Adi Nugroho
Kejati Jabar Dorong Penyidik Segera Rampungkan Berkas Perkara Taufik Hidayat Usai Rekonstruksi
Pemerintah Putuskan Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tidak Naik, PLN Jamin Pasokan Tetap Andal
Messi Akui Jarak Antarlini Jadi Kelemahan Argentina Saat Kalahkan Tanjung Verde