Jasa Marga Gencarkan Transformasi Layanan Tol Berbasis Pengalaman Pelanggan dan Teknologi Digital

- Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:25 WIB
Jasa Marga Gencarkan Transformasi Layanan Tol Berbasis Pengalaman Pelanggan dan Teknologi Digital
PARADAPOS.COM - PT Jasa Marga (Persero) menggelar sesi berbagi pakar bertajuk “Up-scaling Customer Experience (CX) Through Smart, Sustainable, and Connected Mobility Ecosystems” di Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC), Bekasi, pada Rabu, 1 Juli 2026. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk memperkuat kualitas layanan jalan tol dengan fokus pada pengalaman pelanggan. Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menegaskan bahwa perusahaan tengah bertransformasi dari paradigma infrastruktur menuju infraculture, yang mengutamakan aspek keselamatan pengguna jalan.

Transformasi dari Infrastruktur ke Infraculture

Rivan menjelaskan bahwa perubahan paradigma ini tidak hanya berdampak pada internal perusahaan, tetapi juga pada masyarakat luas. Harapannya, setiap pengguna jalan tol dapat merasakan pengalaman berkendara yang lebih baik. “Dampak dari perubahan paradigma ini tidak hanya untuk internal perusahaan, namun juga ke masyarakat agar semakin merasakan pengalaman terbaiknya selama berkendara. Tantangan kita adalah mewujudkan total experience yang berfokus pada keselamatan pengguna jalan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu, 4 Juli 2026. Untuk mencapai target tersebut, Jasa Marga terus mengembangkan inovasi berbasis teknologi. Beberapa langkah yang sudah berjalan antara lain pengawasan kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL), pengembangan sistem pengendalian internal (Troops), optimalisasi JMTC sebagai pusat kendali operasional, serta aplikasi Travoy sebagai ekosistem layanan digital bagi pengguna jalan tol.

Menghidupkan Setiap Kilometer Perjalanan

Selain infrastruktur digital, perusahaan juga berupaya menciptakan nilai tambah di setiap kilometer perjalanan. Salah satu caranya adalah melalui peremajaan rest area agar tidak lagi sekadar tempat singgah, melainkan bisa menjadi destinasi wisata. “Semangat melayani sepenuh hati bukan lagi sebuah pilihan, melainkan keharusan dan kewajiban bagi seluruh Roadster Jasa Marga (sebutan karyawan Jasa Marga) dalam memberikan kinerja terbaiknya kepada 3,5 juta kendaraan yang kami layani setiap hari,” tegas Rivan.

Tiga Pilar Mobilitas Cerdas

Acara yang digelar secara hibrida—luring dan daring—ini turut menghadirkan akademisi Mohammed Ali Berawi dan praktisi bisnis sekaligus akademisi Rhenald Kasali. Dalam paparannya, Mohammed Ali Berawi menjelaskan bahwa pembangunan ekosistem mobilitas cerdas membutuhkan tiga pilar utama: hardware, software, dan brainware. Ketiga aspek ini harus berjalan beriringan agar sistem transportasi adaptif terhadap teknologi dan kebutuhan masyarakat. “Mobilitas yang cerdas harus saling terintegrasi ke dalam sebuah ekosistem. Saat ini, Jasa Marga sudah sangat baik dengan memiliki command center yang mendukung pengambilan keputusan berbasis teknologi, serta Travoy sebagai inovasi layanan digital. Pengembangan ini harus diimbangi dengan komitmen keberlanjutan,” jelas Ali Berawi. Sementara itu, Rhenald Kasali mengupas strategi menghadapi tantangan konsumen generasi baru. Ia menyoroti perubahan pola keputusan masyarakat yang kini banyak dikendalikan oleh algoritma digital. Rhenald juga membagikan pengalaman pribadinya saat dibantu secara cepat oleh petugas Jasa Marga ketika mengalami pecah ban di KM 62 Tol Jakarta-Cikampek. “Menghadapi generasi baru ini caranya harus berbeda, karena pendekatan algoritma ikut melahirkan experience yang baru pula. Saya senang melihat tipe pemimpin seperti Pak Rivan yang tidak sekadar membuat sesuatu yang baru, tetapi mencari harta karun yang sudah ada seperti Travoy, lalu menghidupkan dan menyempurnakannya menuju customer experience yang lebih baik,” kata Rhenald. Melalui sinergi antara inovasi, kepemimpinan, dan kolaborasi lintas sektor, Jasa Marga berharap dapat mempercepat transformasi layanan. Tujuannya jelas: menghadirkan pengalaman perjalanan yang lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

Editor: Dian Lestari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar