Dominasi Tanpa Gol di Babak Pertama
Sejak peluit awal dibunyikan, Prancis langsung mengambil kendali permainan. Penguasaan bola yang tinggi dan tekanan konstan dilancarkan ke pertahanan Paraguay. Namun, rapatnya barisan belakang lawan membuat skuad asuhan Didier Deschamps kesulitan menembus pertahanan yang terorganisir rapi. Beberapa peluang tercipta, namun semuanya masih belum membuahkan hasil. Dari situasi sepak pojok, Jules Kounde sempat melepaskan tembakan yang masih mudah diamankan oleh kiper Paraguay, Orlando Gill. Les Bleus juga beberapa kali mencoba peruntungan melalui tembakan jarak jauh. Upaya Manu Kone dan Adrien Rabiot, misalnya, belum mampu menemui sasaran. Alhasil, skor kacamata bertahan hingga turun minum.Pergantian Pemain yang Mengubah Segalanya
Memasuki babak kedua, intensitas serangan Prancis semakin meningkat. Mike Maignan sempat meluncurkan umpan panjang terukur yang mengarah ke Kylian Mbappe, namun Juan Jose Caceres sigap menyapu bola sebelum penyerang Real Madrid itu sempat melepaskan tembakan. Pada menit ke-54, Kone kembali mengancam lewat sepakan keras dari luar kotak penalti. Namun, Gill tampil gemilang dengan menepis bola yang meluncur deras ke pojok kiri atas gawang. Menyadari timnya kesulitan membongkar pertahanan, Deschamps kemudian memasukkan Desire Doue pada menit ke-61 menggantikan Bradley Barcola. Pergantian ini terbukti menjadi titik balik permainan.Momen Penalti yang Menentukan
Enam menit berselang, Doue dijatuhkan Diego Gomez di kotak terlarang. Wasit Ilgiz Tantashev sempat membiarkan permainan berlanjut, namun setelah meninjau tayangan ulang melalui VAR dan melihat monitor di pinggir lapangan, ia akhirnya menunjuk titik putih. "Kami tahu itu adalah momen krusial. Saya hanya fokus untuk mengeksekusi dengan tenang," ujar Mbappe setelah pertandingan. Dengan tenang, Mbappe yang maju sebagai algojo sukses mengecoh Gill dengan mengarahkan bola ke pojok kiri bawah gawang pada menit ke-70, sekaligus memecah kebuntuan.Paraguay Terbuka, Prancis Kian Berbahaya
Tertinggal satu gol, Paraguay mulai bermain lebih terbuka demi mengejar ketertinggalan. Situasi itu justru memberi ruang bagi Prancis untuk melancarkan serangan balik yang cepat dan berbahaya. Mbappe nyaris menggandakan keunggulan menjelang laga usai. Tembakannya pada menit ke-90 masih mampu ditepis Gill. Pada masa injury time, penyerang berusia 27 tahun itu kembali memperoleh dua peluang beruntun, tetapi seluruhnya berhasil digagalkan oleh kiper Paraguay yang tampil impresif. Di sisi lain, Paraguay sempat memperoleh peluang terbaiknya melalui Mauricio setelah memanfaatkan kesalahan Dayot Upamecano. Namun, Mike Maignan sigap mengamankan bola sehingga gawang Prancis tetap perawan. Skor 1-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Prancis pun melangkah ke babak perempatfinal untuk menghadapi Maroko dalam perebutan tiket menuju semifinal.Susunan Pemain
Paraguay: Orlando Gill; Juan Jose Caceres, Gustavo Gomez, Fabian Balbuena Velazquez, Omar Alderete (Canale 58), Junior Alonso; Diego Gomez (Mauricio 71), Mathias Galarza, Andres Cubas, Miguel Almiron (Avalos 71); Julio Enciso (Caballero 61).
Prancis: Mike Maignan; Lucas Digne, Dayot Upamecano, Jules Kounde, William Saliba; Manu Kone, Adrien Rabiot, Ousmane Dembele (Cherki 84), Kylian Mbappe, Michael Olise, Bradley Barcola (Desire Doue 61).
Artikel Terkait
Bassist Bhima Bagaskara Mundur dari Coldiac Setelah 11 Tahun, Tuntaskan Komitmen Panggung hingga Akhir 2026
Maroko Hancurkan Kanada 3-0, Pelatih Ouahbi Sebut Respons Taktik Babak Kedua Jadi Kunci Kemenangan
Solbakken Minta Norwegia Tak Gentar Hadapi Brasil di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Bupati Langkat Kembali Terjaring OTT KPK, Ulangi Nasib Pendahulunya