Mentan Salurkan Bantuan Alsintan Rp1,3 Triliun ke Petani Papua Selatan untuk Dorong Pertanian Modern

- Minggu, 05 Juli 2026 | 14:25 WIB
Mentan Salurkan Bantuan Alsintan Rp1,3 Triliun ke Petani Papua Selatan untuk Dorong Pertanian Modern
PARADAPOS.COM - Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani di Kampung Waninggap Kai, Distrik Semangga, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, pada Minggu (tanggal tidak disebutkan). Bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah mempercepat terwujudnya pertanian modern di wilayah timur Indonesia. Total nilai bantuan untuk para petani di Papua Selatan tahun ini mencapai Rp1,3 triliun, yang disalurkan dalam bentuk peralatan pertanian dan gedung pupuk.

Dorongan Menuju Pertanian Modern

Di tengah hamparan lahan Kampung Waninggap Kai, Mentan Amran menekankan bahwa bantuan ini bukan sekadar seremonial. Ia berharap alat dan mesin pertanian yang diberikan mampu mendorong para petani untuk terus maju dan meningkatkan kesejahteraan. “Bantuan ini diharapkan dapat mendorong para petani di Kampung Waninggap Kai untuk terus maju dan lebih sejahtera,” tuturnya dalam keterangan pers yang diterima di Jayapura.

Teknologi Setara Jepang dan Amerika

Salah satu poin yang ditekankan Amran adalah kesetaraan teknologi. Menurutnya, teknologi tanam yang digunakan di Kampung Waninggap Kai sama dengan yang diterapkan di Jepang dan Amerika Serikat. Hal ini, lanjutnya, menandai lompatan signifikan bagi pertanian di daerah tersebut. “Dengan demikian kami mendorong supaya ke depan penanaman padi di Merauke dari sebelumnya dua kali dalam setahun menjadi tiga kali dengan dukungan irigasi, benih unggul, dan pendampingan dari pemerintah,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa penggunaan alsintan dan teknologi modern menjadi kunci utama dalam meningkatkan produktivitas pertanian di Merauke. Seluruh peralatan, mulai dari proses tanam, pembibitan, hingga panen, dirancang untuk menggunakan teknologi tinggi. “Seluruh peralatan pertanian bisa digunakan oleh petani mulai dari tanam, pembibitan, hingga panen menggunakan teknologi yang tinggi,” ujarnya.

Seruan untuk Ketahanan Pangan Nasional

Dalam kesempatan yang sama, Mentan Amran juga menyampaikan ajakan kepada seluruh masyarakat di Papua Selatan. Ia meminta dukungan bersama untuk program strategis nasional di wilayah tersebut. “Kami juga mengajak seluruh masyarakat di Papua Selatan agar bersama-sama untuk mendukung program strategis nasional di wilayah tersebut sebagai upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional,” ungkapnya. Pernyataan ini menegaskan bahwa pertanian di Papua Selatan tidak hanya dipandang sebagai urusan lokal, melainkan bagian integral dari upaya besar menjaga ketersediaan pangan nasional. Dengan irigasi yang memadai, benih unggul, dan pendampingan berkelanjutan, target peningkatan frekuensi tanam dari dua kali menjadi tiga kali setahun diyakini bukan lagi sekadar wacana.

Editor: Rico Ananda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar