JKF 2026 Resmi Digelar, BI Targetkan Transaksi Rp40 Miliar

- Minggu, 05 Juli 2026 | 03:50 WIB
JKF 2026 Resmi Digelar, BI Targetkan Transaksi Rp40 Miliar
PARADAPOS.COM - Jakarta Kreatif Festival (JKF) 2026 resmi digelar di Istora Senayan, Jakarta, pada 4–5 Juli 2026. Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Filianingsih Hendarta menyatakan bahwa ajang ini diharapkan menjadi momentum memperkuat sinergi antarpemangku kepentingan dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif. Ia juga menekankan pentingnya mendorong UMKM naik kelas, memperluas penggunaan pembayaran digital, serta meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat. Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi DKI Jakarta Iwan Setiawan menargetkan transaksi selama festival mencapai Rp40 miliar, naik signifikan dari capaian Rp21 miliar pada JKF 2025.

Sinergi untuk Ekosistem Ekonomi Kreatif

Dalam sambutannya saat peresmian, Filianingsih menyoroti bahwa kolaborasi antara berbagai pihak menjadi kunci utama. Ia menilai penyelenggaraan JKF 2026 membuktikan bahwa pengembangan UMKM dan percepatan digitalisasi sistem pembayaran dapat berjalan beriringan. Keduanya, menurut dia, saling mendorong sektor riil sekaligus meningkatkan produktivitas ekonomi DKI Jakarta. “JKF juga dapat mendorong UMKM naik kelas, memperluas pemanfaatan pembayaran digital, serta meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat,” ujarnya dalam acara yang dikutip dari Antara, Minggu, 5 Juli 2026. Filianingsih pun mengapresiasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta atas dukungan dan sinergi yang telah terjalin. Ia menilai kerja sama ini berkontribusi nyata terhadap perekonomian Jakarta dalam skala nasional.

Target Transaksi dan Partisipasi Pelaku Usaha

Iwan Setiawan, yang memimpin Kantor Perwakilan BI Provinsi DKI Jakarta, membeberkan target ambisius untuk tahun ini. Ia optimistis angka transaksi Rp40 miliar dapat tercapai, mengingat antusiasme peserta dan pengunjung yang lebih besar dibandingkan tahun lalu. “Angka ini naik dibandingkan JKF tahun 2025 dengan capaian transaksi Rp21 miliar,” ungkapnya. Ia menambahkan bahwa tahun ini pihaknya melibatkan 67 instansi dan lembaga. Langkah ini bertujuan memperluas akses pasar, pembiayaan, dan promosi bagi para pelaku usaha ekonomi kreatif serta UMKM di wilayah DKI Jakarta.

Etalase Kreativitas dan Inovasi Jakarta

Suasana di Istora Senayan tampak semarak selama dua hari penyelenggaraan. Sebanyak 377 tenant berpartisipasi, terdiri dari 290 tenant UMKM yang bergerak di sektor kuliner, fesyen, dan kriya. Sisanya, 87 tenant lainnya, merupakan layanan, edukasi, dan komunitas yang menjadi etalase kreativitas serta inovasi Jakarta. Melalui JKF 2026, Bank Indonesia mendorong lahirnya inovasi, memperkuat ekosistem UMKM dan ekonomi kreatif, serta meningkatkan literasi masyarakat terhadap produk lokal dan sistem pembayaran nasional. Kolaborasi yang terbangun pun diharapkan menjadi energi bersama untuk lebih memaknai semangat Jaga Jakarta. “Mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang kreatif, inovatif, inklusif, dan berkelanjutan, sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” tutur Filianingsih.

Editor: Paradapos.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar