PARADAPOS.COM - Pelatih Timnas Norwegia, Ståle Solbakken, menegaskan bahwa pernyataannya yang sempat viral di ruang ganti—"Ancelotti, kami akan datang untukmu!"—bukanlah bentuk sindiran, melainkan penghormatan tulus kepada Carlo Ancelotti menjelang laga babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026. Norwegia akan berhadapan dengan Brasil asuhan Ancelotti di New Jersey Stadium pada Senin, 6 Juli 2026 dini hari WIB, setelah sebelumnya mengalahkan Pantai Gading 2-1 di Dallas berkat gol Erling Haaland pada menit ke-86.
Pidato Ruang Ganti yang Disalahartikan
Usai kemenangan atas Pantai Gading, rekaman pidato Solbakken di ruang ganti memicu spekulasi. Banyak yang mengira ucapannya bernada provokatif terhadap pelatih Brasil. Namun, Solbakkan dengan cepat meluruskan interpretasi tersebut.
“Itu hanya untuk memuji dia karena dia adalah salah satu pelatih terhebat di sepak bola Eropa,” ujar Solbakken dalam wawancara jelang pertandingan.
Menghormati Legenda Sepak Bola
Solbakken tidak hanya memuji prestasi Ancelotti yang telah meraih lima gelar Liga Champions dan berbagai trofi domestik di sejumlah negara. Ia juga menyoroti sikap sang pelatih Italia di luar lapangan.
“Cara dia memperlakukan lawan, cara dia bertindak dalam sepak bola adalah sesuatu yang patut diteladani oleh semua orang,” katanya.
Lebih lanjut, Solbakken menyambut positif keputusan Ancelotti menangani tim nasional Brasil. Menurutnya, kehadiran pelatih sekaliber Ancelotti di level internasional menjadi nilai tambah bagi perkembangan sepak bola global.
Rekor Tak Terkalahkan Jadi Modal
Meskipun memberikan pujian setinggi langit, Solbakken memastikan timnya tidak akan gentar. Norwegia datang dengan target jelas: meraih kemenangan.
“Ini suatu kehormatan besar bagi kami, tetapi besok kami harus mengalahkannya dan mengalahkan Brasil untuk tetap berada di kompetisi ini,” tegas Solbakken.
Catatan sejarah pun berpihak pada Norwegia. Mereka belum pernah kalah dari Brasil dalam empat pertemuan sebelumnya. Rekor tak terkalahkan atas juara dunia lima kali itu menjadi modal berharga.
Kini, tantangan terbesar bagi tim berjuluk Løvene adalah mempertahankan catatan impresif tersebut sekaligus menyingkirkan salah satu kandidat juara untuk mengamankan tempat di babak perempat final.
Editor: Bagus Kurnia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
KPK Pastikan Status Mahasiswa Baru Unsoed Tak Terdampak Kasus Dugaan Pemerasan
KJRI Houston Putar Perdana Film Animasi Jumbo untuk Rayakan HUT ke-81 RI
Polisi Tembus Tujuh Titik Terisolir di NTT Usai Gempa, Distribusi Bantuan Terhambat Medan Ekstrem
Manchester United Sepakati Transfer Carlos Baleba dari Brighton Senilai Rp1,5 Triliun