Toyota Kuasai 51% Saham Perusahaan Patungan dengan Joby Aviation untuk Produksi Taksi Udara Listrik

- Selasa, 07 Juli 2026 | 10:00 WIB
Toyota Kuasai 51% Saham Perusahaan Patungan dengan Joby Aviation untuk Produksi Taksi Udara Listrik
PARADAPOS.COM - Toyota Motor Corporation resmi memperkuat langkahnya di sektor mobilitas udara dengan membentuk perusahaan patungan bersama Joby Aviation. Kolaborasi strategis ini diwujudkan melalui pendirian entitas baru bernama Joby Toyota Aero Manufacturing Preparation Company yang bermarkas di California, Amerika Serikat. Dalam struktur kepemilikan, Toyota memegang saham mayoritas sebesar 51 persen. Langkah ini merupakan kelanjutan dari investasi Toyota yang telah mengucurkan dana ratusan juta dolar AS ke Joby Aviation sejak 2020, dengan tujuan mempercepat produksi komersial pesawat listrik lepas landas dan mendarat vertikal atau electric Vertical Take-Off and Landing (eVTOL).

Fokus Awal pada Fondasi Produksi Komersial

Pada tahap awal, perusahaan patungan tersebut akan berkonsentrasi membangun fondasi untuk produksi komersial pesawat eVTOL. Toyota dan Joby menjelaskan bahwa prioritas utama mereka adalah mempersiapkan fasilitas produksi yang memadai. Selain itu, kedua perusahaan juga akan mengembangkan sistem manufaktur yang lebih efisien. Penekanan diberikan pada peningkatan produktivitas, kualitas produk, serta efisiensi biaya produksi secara keseluruhan. Dengan memanfaatkan pengalaman Toyota dalam sistem manufaktur global yang sudah teruji, Joby diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksinya secara signifikan. Targetnya, permintaan pasar terhadap pesawat listrik yang diperkirakan terus bertumbuh dalam beberapa tahun ke depan dapat terpenuhi. Kolaborasi ini pada dasarnya merupakan upaya untuk menggabungkan teknologi penerbangan listrik milik Joby dengan keahlian Toyota dalam proses produksi berskala besar. Perpaduan dua kompetensi inti ini diyakini menjadi kunci untuk mewujudkan ekosistem transportasi masa depan yang lebih terintegrasi.

Akio Toyoda: Dari Darat ke Langit, Evolusi Filosofi Mobilitas

Chairman Toyota, Akio Toyoda, memberikan pandangannya mengenai langkah besar ini. Ia menilai mobilitas udara merupakan evolusi alami dari filosofi perusahaan yang selama ini berfokus menghadirkan kebebasan mobilitas bagi masyarakat. Menurutnya, kolaborasi dengan Joby menjadi langkah penting dalam mewujudkan visi tersebut. "Kami memandang mobilitas udara sebagai perpanjangan alami dari filosofi tersebut—dari darat hingga ke langit—serta sebagai cara menghadirkan nilai baru bagi kehidupan masyarakat dan dunia. Sangat berarti bagi kami dapat menghadapi tantangan ini bersama Joby, mitra yang memiliki visi yang sama. Kami percaya hubungan yang semakin kuat ini merupakan langkah penting menuju terwujudnya masyarakat mobilitas masa depan," ujar Akio Toyoda.

Joby dan Ambisi Taksi Udara Listrik

Joby Aviation sendiri merupakan perusahaan yang berfokus mengembangkan layanan taksi udara listrik sebagai solusi transportasi masa depan. Visi perusahaan ini adalah menghadirkan pengalaman perjalanan yang terintegrasi, mulai dari transportasi darat hingga penerbangan, dalam satu perjalanan tanpa hambatan. Untuk mewujudkan ambisi tersebut, Joby telah menjalin kerja sama dengan sejumlah perusahaan besar, termasuk Delta Air Lines dan Uber. Pesawat eVTOL buatan Joby dirancang mampu mengangkut empat penumpang dan satu pilot. Dari sisi performa, pesawat ini mampu melaju hingga 200 mph atau sekitar 322 km/jam. Kecepatan tersebut diharapkan dapat memangkas waktu perjalanan secara drastis, terutama di kawasan perkotaan maupun antarkota dengan jarak menengah.

Keselamatan sebagai Prioritas Utama Desain

Selain mengandalkan tenaga listrik yang lebih ramah lingkungan, pesawat Joby juga dirancang dengan berbagai sistem redundansi untuk meningkatkan aspek keselamatan. Model ini menggunakan enam rotor, baling-baling yang dapat berputar sesuai kebutuhan fase penerbangan, serta empat paket baterai yang menjadi sumber tenaga utama. Konfigurasi tersebut dirancang untuk menjaga keandalan sistem sekaligus memberikan tingkat keamanan yang lebih tinggi dibandingkan desain pesawat konvensional pada kelasnya. Pendekatan ini menunjukkan bahwa keselamatan menjadi fondasi yang tidak bisa ditawar dalam pengembangan teknologi transportasi udara masa depan. Kolaborasi Toyota dan Joby menegaskan bahwa transformasi industri otomotif kini tidak lagi terbatas pada kendaraan roda empat. Pengembangan mobilitas masa depan semakin mengarah pada integrasi transportasi darat dan udara. Teknologi elektrifikasi menjadi fondasi utama dalam menghadirkan sistem transportasi yang lebih efisien, berkelanjutan, dan terhubung secara menyeluruh.

Editor: Bagus Kurnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini