Pramono Anung Pastikan LPDP Jakarta Beroperasi 2027, Beasiswa ke Luar Negeri untuk Siswa Kurang Mampu

- Rabu, 15 Juli 2026 | 14:00 WIB
Pramono Anung Pastikan LPDP Jakarta Beroperasi 2027, Beasiswa ke Luar Negeri untuk Siswa Kurang Mampu
PARADAPOS.COM - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melanjutkan berbagai program bantuan pendidikan sekaligus menyiapkan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Jakarta yang ditargetkan mulai beroperasi pada 2027. Komitmen ini diumumkan pada Rabu, 15 Juli 2026, sebagai upaya memperluas akses pendidikan bagi warga dari keluarga kurang mampu. Pramono menegaskan bahwa pendidikan menjadi prioritas utama daerah bersama sektor kesehatan dan perlindungan sosial.

LPDP Jakarta: Beasiswa ke Luar Negeri untuk Pelajar Kurang Mampu

Pramono mengungkapkan bahwa tahun depan Jakarta akan memiliki LPDP yang dikelola sendiri oleh pemerintah daerah. Program ini menyasar anak-anak dari keluarga yang kurang mampu secara ekonomi. "Tahun depan, Jakarta akan mempunyai LPDP yang dikelola oleh Pemerintah DKI Jakarta bagi anak-anak yang beruntung dari keluarga yang tidak mampu. Pemerintah DKI Jakarta akan menyekolahkan ke luar negeri," kata Pramono. Rencananya, LPDP Jakarta akan memberikan beasiswa kuliah ke luar negeri bagi sekitar 50 hingga 75 mahasiswa setiap tahun. Anggaran yang disiapkan mencapai sekitar Rp100 miliar sebagai bagian dari strategi meningkatkan kualitas sumber daya manusia di ibu kota.

KJP Plus dan KJMU Tetap Berjalan

Selain menyiapkan LPDP, Pramono memastikan program bantuan pendidikan yang sudah berjalan seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) tetap dilanjutkan. Saat ini, jumlah penerima KJP Plus telah mencapai lebih dari 707.520 siswa. Sementara itu, penerima KJMU tercatat sekitar 15.900 mahasiswa. "Dan akan kami lanjutkan, karena saya meyakini, makin banyak anak-anak dari keluarga yang belum beruntung bisa sekolah setinggi-tingginya, itu akan membuat mereka mempunyai harapan, kesempatan untuk menjadi orang yang bisa memperbaiki kehidupan keluarganya," ujar Pramono. Menurutnya, pendidikan merupakan instrumen penting untuk memutus rantai ketidakberuntungan antargenerasi. Semakin banyak anak yang memperoleh kesempatan menempuh pendidikan tinggi, semakin besar pula peluang mereka untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga di masa depan.

Harapan untuk Jakarta sebagai Kota Global

Pramono berharap keberlanjutan program bantuan pendidikan, ditambah dengan kehadiran LPDP Jakarta, dapat mencetak sumber daya manusia yang lebih kompetitif. Hal ini dinilai penting untuk mendukung terwujudnya Jakarta sebagai kota global. "Mudah-mudahan, Jakarta sebagai kota global, kota inklusif, kota yang berkebudayaan dan masih menyandang sebagai ibu kota negara, Jakarta menjadi lebih baik, lebih rapi, lebih maju. Saya sungguh berharap, mudah-mudahan pendidikan Jakarta akan semakin maju," tutur Pramono. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta saat ini tengah menyiapkan pembentukan LPDP Jakarta secara bertahap. Target operasional lembaga ini pada 2027 diharapkan menjadi tonggak baru dalam perluasan akses pendidikan tinggi bagi warga Jakarta yang kurang mampu.

Editor: Laras Wulandari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar