ITS Surabaya Uji Coba Prototipe Traktor Listrik Hemat Energi untuk Lahan Gambut dan Basah

- Rabu, 15 Juli 2026 | 03:25 WIB
ITS Surabaya Uji Coba Prototipe Traktor Listrik Hemat Energi untuk Lahan Gambut dan Basah
PARADAPOS.COM - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya baru saja memperkenalkan prototipe traktor listrik hemat energi yang dirancang untuk mendukung modernisasi pertanian nasional. Kendaraan pertanian ramah lingkungan ini diklaim lebih murah dalam biaya operasional, lebih senyap saat digunakan, dan tengah bersiap memasuki tahap pengujian sebelum dapat dimanfaatkan oleh petani di berbagai daerah. Rektor ITS, Bambang Pramujati, langsung menguji coba prototipe tersebut di area persawahan belakang Stadion ITS Surabaya.

Mengatasi Tantangan Lahan Gambut dan Basah

Traktor listrik ini tidak sekadar inovasi biasa. Desainnya secara spesifik diarahkan untuk dapat beroperasi di lahan gambut dan lahan basah—dua jenis medan yang selama ini menjadi momok bagi traktor konvensional berbahan bakar diesel. Dengan mengandalkan motor listrik bertorsi besar, alat ini menawarkan sejumlah keunggulan teknis. Konsumsi energi yang lebih efisien menjadi nilai jual utama. Ditambah lagi, suara operasi yang lebih senyap dan getaran yang lebih rendah membuatnya lebih nyaman dioperasikan. Dari sisi ekonomi, biaya operasionalnya jauh lebih hemat dibandingkan mesin diesel. Untuk menjaga keandalan, traktor ini juga dibekali sistem pendingin radiator dan pengaman MCB.

Komitmen pada Ketahanan Pangan dan Energi Bersih

Dalam kesempatan uji coba tersebut, Rektor ITS Bambang Pramujati menegaskan bahwa inovasi ini merupakan bagian dari komitmen institusinya dalam mengembangkan teknologi yang mendukung ketahanan pangan. “Inovasi ini menjadi bagian dari komitmen ITS dalam mengembangkan teknologi yang mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong penggunaan energi bersih di sektor pertanian,” jelasnya. Pernyataan itu menggarisbawahi arah pengembangan teknologi yang tidak hanya fokus pada produktivitas, tetapi juga pada kelestarian lingkungan.

Menuju Uji Resmi dan E-Katalog Pemerintah

Saat ini, prototipe traktor listrik tersebut masih dalam tahap penyempurnaan. Tim peneliti terus melakukan perbaikan sebelum akhirnya memasuki pengujian resmi. Rencananya, setelah semua penyempurnaan rampung, traktor ini akan menjalani uji performa yang dilakukan oleh Kementerian Pertanian. Apabila hasil pengujian memenuhi standar yang ditetapkan, produk inovasi ITS ini akan diajukan untuk masuk ke dalam e-katalog pemerintah. Langkah ini menjadi krusial agar traktor listrik tersebut dapat diakses dan dimanfaatkan secara luas oleh petani di berbagai wilayah Indonesia.

Editor: Yuli Astuti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar