PIKI Deklarasikan Kedaulatan Kesehatan Indonesia 2045, Serukan Sinergi Lintas Sektor Atasi Stunting

- Rabu, 15 Juli 2026 | 14:25 WIB
PIKI Deklarasikan Kedaulatan Kesehatan Indonesia 2045, Serukan Sinergi Lintas Sektor Atasi Stunting
PARADAPOS.COM - Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI) mendeklarasikan gagasan Kedaulatan Kesehatan Indonesia 2045 dalam sebuah seminar nasional di Bandung, Jawa Barat. Forum ini mempertemukan pemerintah, akademisi, organisasi profesi, tokoh masyarakat, dan komunitas untuk merumuskan arah pembangunan kesehatan sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045. Deklarasi tersebut menekankan bahwa kesehatan adalah pilar utama transformasi bangsa, mencakup perbaikan lingkungan, air bersih, perumahan layak, dan pendidikan.

Kesehatan sebagai Pilar Transformasi Bangsa

Dalam seminar tersebut, Dewan Pembina DPP PIKI Hashim Djojohadikusumo menegaskan bahwa pembangunan kesehatan tidak bisa berjalan sendiri. Menurutnya, peningkatan kualitas kesehatan sangat bergantung pada perbaikan lingkungan, penyediaan air bersih, perumahan yang layak, serta peningkatan kualitas pendidikan. "Strategi besar pemerintahan Prabowo-Gibran adalah transformasi bangsa yang terdiri dari beberapa unsur, pertama kesehatan, perumahan, dan lingkungan. Karena kesehatan manusia juga bergantung pada lingkungan, air bersih, rumah layak huni, dan program kesehatan lainnya. Semua itu untuk menciptakan SDM unggul 2045," ujar Hashim. Ia juga menegaskan komitmen untuk melanjutkan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini dinilai penting untuk menjawab tantangan masih banyaknya anak yang berangkat ke sekolah tanpa sarapan serta tingginya angka stunting di Indonesia.

Strategi Lintas Sektor untuk Percepatan Penurunan Stunting

Sementara itu, Board of Experts PRASASTI, Cashtry Meher, memaparkan strategi percepatan penurunan stunting melalui pendekatan lintas sektor. Menurutnya, keberhasilan menekan angka stunting membutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan, hingga masyarakat. Cashtry menjelaskan, selain memperkuat edukasi kepada masyarakat, pemerintah juga perlu melakukan evaluasi berkelanjutan terhadap pelaksanaan program serta memastikan intervensi menjangkau wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). "Strateginya adalah saling berkolaborasi lintas sektor. Kata kuncinya menurunkan ego sektoral, melakukan evaluasi dan monitoring terhadap berbagai hambatan hingga ke daerah 3T, kemudian memperkuat intervensi edukasi agar masyarakat memahami pentingnya perubahan perilaku," kata Cashtry. Ia menambahkan, upaya pencegahan stunting seharusnya dimulai sejak sebelum kehamilan, yakni dengan meningkatkan kesehatan remaja putri dan perempuan usia produktif. Langkah tersebut dinilai penting agar mereka dapat melahirkan generasi yang sehat dan berkualitas. "Stunting merupakan gangguan gizi yang terjadi sejak dalam kandungan. Karena itu intervensi harus difokuskan kepada perempuan muda sebelum hamil agar melahirkan anak-anak yang sehat. Mereka inilah yang akan menjadi aset sumber daya manusia Indonesia menuju Generasi Emas 2045," ujarnya.

Komitmen Bersama Menuju Indonesia Emas 2045

Melalui deklarasi Kedaulatan Kesehatan Indonesia 2045, PIKI berharap terbangun komitmen bersama seluruh elemen bangsa untuk memperkuat sistem kesehatan nasional, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mempercepat terwujudnya Indonesia Emas 2045. Forum ini menjadi pengingat bahwa kesehatan bukan hanya urusan individu, melainkan fondasi kolektif bagi masa depan bangsa.

Editor: Bagus Kurnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar