PARADAPOS.COM - Pasar otomotif Indonesia mulai melirik mobil hybrid sebagai jembatan menuju kendaraan ramah lingkungan. Di antara beragam jenis hybrid, Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) menawarkan fleksibilitas pengisian daya dan bahan bakar. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) mencatat lonjakan penjualan PHEV hingga 400 persen pada periode Januari-Mei 2026 dibandingkan tahun sebelumnya. Menyikapi tren ini, sejumlah pabrikan berlomba menghadirkan model PHEV dengan banderol yang bervariasi, mulai dari Rp298 juta hingga di atas Rp500 juta per Juli 2026.
Memahami Pilihan Mobil PHEV di Indonesia
Bagi konsumen yang masih ragu dengan mobil listrik murni, PHEV hadir sebagai opsi peralihan. Sistem ini memungkinkan mobil berjalan dengan tenaga listrik untuk jarak pendek dan beralih ke mesin bensin untuk perjalanan jauh. Tidak semua hybrid sama; ada mild hybrid, full hybrid, dan PHEV yang bisa diisi daya dari colokan listrik maupun diisi bensin seperti biasa.
MPV dan SUV Keluarga: Pilihan Irit untuk Harian
Beberapa model PHEV di Indonesia dirancang untuk kebutuhan keluarga. BYD M6 DM, misalnya, adalah MPV plug-in hybrid yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 1.800 kilometer dengan konsumsi bahan bakar mencapai 65 km per liter. Harganya dibanderol mulai dari Rp298 juta hingga Rp390 juta.
Wuling juga tak ketinggalan. Varian Eksion PHEV CE, sebuah SUV 7 penumpang, ditawarkan dengan harga sekitar Rp449 juta hingga Rp459 juta (OTR Jakarta). Jarak tempuh kombinasinya diklaim lebih dari 1.000 kilometer. Sementara itu, Wuling Darion PHEV CE hadir sebagai varian termurah dari lini MPV plug-in hybrid Wuling, dengan mesin 1.498 cc dan harga Rp449 juta hingga Rp468 juta (OTR Jakarta).
Chery Tiggo 8 CSH Comfort menjadi pilihan entry-level untuk SUV medium PHEV. Mobil ini dibanderol mulai Rp439,9 juta hingga Rp465,9 juta. Meski sebagai varian dasar, pabrikan tetap menjamin standar keselamatan yang tinggi.
SUV Premium dan Rakitan Lokal: Performa dan Efisiensi
Pasar SUV premium PHEV juga mulai ramai. Geely Starray EM-i, misalnya, merupakan model rakitan lokal pertama Geely di Indonesia. SUV ini dibanderol mulai Rp499 juta OTR Jakarta, menggabungkan mesin 1.500 cc dengan motor listrik untuk efisiensi bahan bakar yang optimal.
Jaecoo J7 SHS, SUV premium 5-seater di bawah naungan Chery, hadir dengan harga mulai Rp500 jutaan. Mobil ini memadukan mesin 1.500 cc turbo dan baterai 18,3 kWh, yang mampu menempuh jarak gabungan hingga 1.300 kilometer dalam sekali pengisian penuh.
"SUV Plug-in Hybrid (PHEV) yang sangat efisien dan merupakan model rakitan lokal pertama Geely di Indonesia," demikian pernyataan resmi pabrikan.
Untuk segmen paling premium, Lepas L8 hadir sebagai SUV 5-seater dari sub-merek NEV mewah Chery Group. Mobil ini dijual dengan harga mulai Rp589 juta OTR Jakarta. Dengan beragam pilihan ini, konsumen kini memiliki lebih banyak opsi untuk beralih ke kendaraan elektrifikasi tanpa harus khawatir dengan infrastruktur pengisian daya.
Editor: Yuli Astuti
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Kejari Tulungagung Periksa 36 Saksi, Dalami Pengadaan Tanah Rp10 Miliar yang Belum Bersertifikat
Medcom.id Beri Beasiswa Penuh S1 ke 116 Pelajar dari 7.601 Pendaftar di OSC Award 2026
Pemerintah Luncurkan Sertifikasi Tanah Gratis untuk Rumah Masyarakat Berpenghasilan Rendah
AS Serang Fasilitas Rudal Iran di Selat Hormuz, Trump Ancam Hancurkan Infrastruktur Jika Tak Ada Perundingan