paradapos.com - Program food estate sempat disinggung oleh cawapres paslon nomor urut 1 dan 3 yakni Muhaimin Iskandar dan Mahfud MD, dalam debat cawapres pada Minggu, 21 Januari 2024, di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat.
Menurut keduanya program food estate yang dikoordinasi oleh Kementerian Pertahanan (Kemenhan) yakni Prabowo Subianto dianggap gagal dan merugikan petani lokal.
“Food estate terbukti mengabaikan petani kita, meninggalkan masyarakat kita, menghasilkan konflik agraria dan bahkan merusak lingkungan kita,” kata Cak Imin dalam debat cawapres, dikutip paradapos.com dari kanal Youtube Kompas TV.
Cak Imin pun sempat menyinggung perbandingkan luas tanah yang dimiliki oleh petani dan milik calon presiden nomor urut 2 yaitu Prabowo Subianto.
Menurut Cak Imin, selama 10 tahun terakhir ini banyak petani yang hanya memiliki tanah seluas setengah hektar.
“16 juta rumah tangga petani hanya memiliki tanah setengah hektar, sementara ada seseorang yang memiliki tanah seluas 500.000 hektar sebagai kekuasaan negara yang diberikan kepadanya,” tandanya.
Baca Juga: Ternyata Ini Alasan Cak Imin Tegas Tidak Akan Teruskan Proyek Food Estate
Hal serupa pun disampaikan oleh Mahfud MD yang menyebut program food estate merupakan proyek gagal dan merusak lingkungan.
Mahfud menambahkan selain gagal dan merusak lingkungan, proyek food estate juga dapat menimbulkan kerugian.
Menanggapi dua pendapat tersebut Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana, menyebutkan program food estate harus dievaluasi.
Baca Juga: Prihatin ke Petani, Cak Imin Pastikan Tak Akan Lanjutkan Proyek Food Estate, Ternyata Ini Alasannya
“Harus dievaluasi terus karena tentu dan implementasinya perlu ada beberapa hal yang sifatnya kompleks yang perlu dilakukan,” kata Ari Dwipayana.
Ari pun menambahkan kebijakan program food estate merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menghadapi ancaman pangan krisis dunia saat pandemi covid 19.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: ayojakarta.com
Artikel Terkait
Pedagang Tempe di Pacitan Disiram Cairan Kimia oleh OTK, Alami Luka Bakar di Wajah dan Dada
BTN Buka Lowongan ODP, GBS, dan TSS untuk Lulusan S1 dan D3, Pendaftaran Hingga 22 Mei 2026
PT Sasa Inti Buka Lowongan Maintenance Staff untuk Lulusan SMK, Syarat Pengalaman Minimal Setahun
Kapolres Kuansing Pimpin Langsung Program JALUR, Hadirkan Klinik Apung dan Bansos di Tepian Sungai Cerenti