paradapos.com- Pembangunan dari mega proyek Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) terus menggeliat di sejumlah daerah.
Tak terkecuali Provinsi Jambi dan Sumatera Barat yang saat ini tengah merupakan sebuah jalan hubung penting bagi kedua wilayah.
Jalan tol penghubung tersebut akan menjadi salah satu jalan tol kunci di Jalan Tol Trans Sumatera karena akan menyambungkan Jambi dan Sumatera Selatan menjadi lebih dekat.
Tidak hanya itu, jalan penghubung ini juga menjadi jalan utama atau backbone dari Jalan Tol Trans Sumatera.
Adapun jalan tol yang dimaksud adalah Jalan Tol Bayung Lencir Tempino yang memiliki panjang lintasan 34 km.
Jalan Tol Bayung Lencir Tempino ini pembangunannya begitu diprioritaskan oleh pemerintah dan pihak pengembang.
Hal tersebut dikarenakan Jalan Tol Bayung Lencir Tempino ini akan menjadi titik terakhir dari mega proyek Jalan Tol Trans Sumatera yang dapat tersambung di tahun 2024.
Dengan kata lain, Jalan Tol Trans Sumatera yang dimulai dari Bakauheni, Lampung akan berakhir di Jalan Tol Bayung Lencir Tempino ini di tahun 2024.
Pembangunannya pun menjadi salah satu yang paling dikebut, terkhusus Jalan Tol Bayung Lencir Tempino seksi 3 (tiga) kontraknya bahkan disepakati pada bulau Mei 2023 lalu.
Namun, di akhir tahun 2023 ini, pembangunan secara keseluruhan dari Jalan Tol Bayung Lencir Tempino ini telah mencapai 29,12 persen atau hampir 30 persen.
Pengerjaan dari Jalan Tol Bayung Lencir Tempino diketahui dilaksanakan siang dan malam guna mengejar target yang ditetapkan.
Artikel asli: harianhaluan.com
Artikel Terkait
Kebakaran Hutan Kembali Landa Lereng Gunung Andong, 2 Hektare Lahan Hangus
Pemerintah Tegaskan Isu Reshuffle Kabinet Hanya Spekulasi, Fokus Isi Kursi Kosong
Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat, Tim Hukum Merah Putih Nilai Langkah Itu Hambat Peradilan
Bandara Sultan Hasanuddin Makassar Hadirkan Pameran Museum Temporer Perdana untuk Edukasi Budaya bagi Penumpang