Pengusaha Bakso Tegal di Korsel Puji Prabowo: Kebijakan Baru Sangat Permudah Pekerja Migran

- Jumat, 31 Oktober 2025 | 04:55 WIB
Pengusaha Bakso Tegal di Korsel Puji Prabowo: Kebijakan Baru Sangat Permudah Pekerja Migran

Pengusaha Bakso Tegal Bertemu Prabowo di Korsel: Sangat Permudah Pekerja Migran

Muhammad Edi Susanto (40), pengusaha bakso asal Tegal, mengungkapkan rasa bangga dan senangnya atas kesempatan mewakili Pekerja Migran Indonesia (PMI) menyambut kedatangan Presiden Prabowo Subianto di Gyeongju, Korea Selatan.

"Saya sangat kaget dan senang sekali. Dari sekian banyak warga Indonesia, saya yang dipercaya mewakili teman-teman PMI dan pengusaha di sini," kata Edi dengan antusias.

Apresiasi Kebijakan Prabowo untuk PMI

Sebagai pengusaha bakso yang telah tujuh tahun berbisnis di Korea Selatan, Edi menyampaikan apresiasi mendalam terhadap kinerja Presiden Prabowo. Menurutnya, berbagai kebijakan baru pemerintah banyak membantu dan mempermudah kehidupan pekerja migran Indonesia di luar negeri.

"Saya apresiasi kinerja presiden sekarang karena banyak membantu masyarakat, terutama TKI di Korea. Peraturan-peraturan yang berubah sangat mempermudah PMI," tuturnya.

Harapan untuk Masa Depan

Edi berharap pemerintahan Prabowo ke depan akan terus mengutamakan kepentingan dan kesejahteraan rakyat. "Harapan kita semua di Korea, mudah-mudahan lebih baik lagi," ucapnya.

Komitmen Mengharumkan Nama Indonesia

Melalui usaha kuliner baksonya, Edi berkomitmen untuk terus mengharumkan nama bangsa Indonesia di kancah internasional. Ia juga menyampaikan pesan semangat kepada presiden dan seluruh rakyat Indonesia.

"Pesan saya, tetap semangat, kerja keras, jangan patah semangat, dan tetap bangga menjadi bangsa Indonesia walaupun di luar negeri. Terima kasih ya presiden," ujarnya.

Kunjungan Presiden Prabowo di KTT APEC

Kedatangan Presiden Prabowo di Gyeongju dalam rangka menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (KTT APEC). Dalam forum internasional ini, Prabowo akan membahas berbagai isu ekonomi dan perdagangan bersama para pemimpin negara anggota APEC, serta memperkuat komitmen multilateralisme dan peran PBB.

Editor: Laras Wulandari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar