Pohon Tumbang di Jakarta Tewaskan 1 Orang: Pemprov DKI Tanggung Semua Biaya

- Jumat, 31 Oktober 2025 | 05:55 WIB
Pohon Tumbang di Jakarta Tewaskan 1 Orang: Pemprov DKI Tanggung Semua Biaya
Pohon Tumbang di Jakarta: 1 Tewas, Pemprov DKI Sampaikan Belasungkawa dan Tanggung Biaya

Pohon Tumbang di Dharmawangsa Tewaskan Satu Orang, Pemprov DKI Sampaikan Belasungkawa dan Tanggung Semua Biaya

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya seorang pengemudi yang tertimpa pohon tumbang di Jalan Dharmawangsa Raya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Insiden tragis ini terjadi pada Kamis sore, 30 Oktober 2025, sekitar pukul 15.00 WIB, akibat hujan deras disertai angin kencang.

Dalam pernyataannya di Balai Kota Jakarta, Jumat (31/10/2025), Pramono Anung menegaskan komitmen Pemprov DKI Jakarta untuk bertanggung jawab penuh. "Pemprov DKI Jakarta bertanggungjawab khususnya kepada korban yang meninggal dunia serta luka-luka. Seluruh biaya penanganannya ditanggung sepenuhnya oleh Pemprov DKI Jakarta," tegasnya.

Data Kerusakan Akibat Pohon Tumbang di Jakarta

Berdasarkan pemantauan hingga pukul 22.00 WIB pada Kamis (30/10), tercatat setidaknya 10 pohon tumbang di beberapa wilayah DKI Jakarta. Rincian lokasi pohon tumbang adalah satu di Jakarta Pusat, dua di Jakarta Selatan, dan tujuh pohon di Jakarta Timur.

Akibat kejadian ini, kerusakan yang ditimbulkan cukup signifikan, meliputi:

  • 7 unit kendaraan roda empat rusak
  • 2 kios
  • 1 pos warga
  • 2 kabel listrik
  • 1 tiang rambu jalan
  • 1 atap sekolah (SDN 04 Dukuh)
  • 1 kandang kambing

Korban Jiwa dan Luka-Luka Pohon Tumbang

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD DKI Jakarta mencatat, lima unit mobil terdampak pohon rengas yang tumbang di lokasi kejadian. Kapusdatin BPBD DKI Jakarta, M Yohan, mengonfirmasi bahwa satu korban jiwa dinyatakan meninggal dunia oleh dokter di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP). Selain itu, terdapat juga satu korban yang mengalami luka-luka.

Upaya Pencegahan Pohon Tumbang oleh Pemprov DKI

Pramono Anung juga mengungkapkan upaya pencegahan yang telah dan sedang dilakukan oleh Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut). Hingga akhir Oktober 2025, Distamhut telah melakukan pengecekan kesehatan pada 5.722 pohon. Selain itu, sebanyak 62.161 pohon telah dilakukan penopangan (toping) untuk meminimalisir risiko pohon tumbang, terutama selama musim hujan dengan cuaca ekstrem.

Editor: Rico Ananda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar