Xi Peringati 55 Tahun Diplomasi Pingpong China-AS, Serukan Kerja Sama di Tengah Agenda Global 2026

- Selasa, 12 Mei 2026 | 22:25 WIB
Xi Peringati 55 Tahun Diplomasi Pingpong China-AS, Serukan Kerja Sama di Tengah Agenda Global 2026
PARADAPOS.COM - Presiden China Xi Jinping, pada April 2026, mengirimkan surat ucapan selamat untuk memperingati 55 tahun Diplomasi Pingpong China-Amerika Serikat. Dalam surat tersebut, Xi mengenang peristiwa bersejarah tahun 1971 yang kerap digambarkan sebagai “bola kecil yang menggerakkan dunia besar.” Lebih dari setengah abad kemudian, ia menekankan bahwa kisah itu bukan sekadar kenangan, melainkan pengingat akan dampak besar stabilitas hubungan China-AS terhadap dunia. Momentum ini muncul di tengah persiapan kedua negara menghadapi agenda global besar, termasuk Rencana Lima Tahun ke-15 China dan peringatan 250 tahun kemerdekaan AS.

Pesan dari Masa Lalu untuk Masa Depan

Dalam pertemuan dengan mantan Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken, pada tahun 2024, Xi mengemukakan sebuah konsep yang terinspirasi dari budaya tradisional China: “tong qiu gong ji,” atau “bekerja sama demi kepentingan bersama di planet yang sama.” Ia menekankan keterbatasan sumber daya bumi dan tantangan bersama yang dihadapi umat manusia. “Planet Bumi hanya sebesar ini, dan umat manusia menghadapi begitu banyak tantangan bersama,” tutur Xi. “Seperti pepatah lama China yang mengatakan, ‘Penumpang dalam perahu yang sama harus saling membantu.’ Saat ini, menurut saya, ‘penghuni planet yang sama harus saling membantu’.”

Pandangan dari Berbagai Sisi

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump, dalam pertemuan mereka di Busan, juga mengakui pentingnya kerja sama bilateral. Ia menyatakan bahwa China dan AS dapat mewujudkan hal hebat bagi dunia dan meraih keberhasilan selama bertahun-tahun. “Tidak ada hubungan geopolitik yang lebih penting dibandingkan hubungan bilateral China-AS … dengan dampak terbesar terhadap urusan global,” ujar Robert Lawrence Kuhn, chairman Kuhn Foundation, menambahkan perspektifnya. Menurut Kuhn, hubungan yang stabil antara kedua negara tidak hanya membantu menghilangkan hambatan pembangunan domestik, tetapi juga memiliki signifikansi mendalam bagi stabilitas dan kemakmuran global.

Agenda Bersama di Tahun Penting

Tahun 2026 menjadi momen krusial. China akan memulai Rencana Lima Tahun ke-15 (2026-2030), sementara AS bersiap memperingati 250 tahun berdirinya negara itu. Kedua negara juga akan menjadi tuan rumah pertemuan global utama: Pertemuan Para Pemimpin Ekonomi APEC di Shenzhen dan KTT Pemimpin G20 di Miami. Hal ini menempatkan mereka di pusaran agenda internasional. Selain isu-isu prinsipil dan perdagangan, para pengamat menyoroti bidang-bidang di mana kerja sama tetap vital, seperti perubahan iklim, pemberantasan narkotika, dan kecerdasan buatan. Bagi Xi, berbagai upaya kerja sama kecil yang tak terhitung jumlahnya justru memiliki signifikansi abadi. Xi pernah mengingatkan kepada Trump bahwa bagi China dan AS, “melakukan hal yang baik, sekecil apa pun itu, selalu benar, dan melakukan hal yang buruk, sekecil apa pun itu, selalu salah.” Ia menegaskan bahwa sebagai dua negara besar, China dan AS dapat memikul tanggung jawab mereka dan bekerja sama untuk mewujudkan hal-hal yang lebih hebat dan konkret bagi kepentingan kedua negara dan seluruh dunia.

Editor: Yoga Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar