PBNU Kritik Keras Dahnil Anzar: Tanggapi Kritik Haji Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab
Pernyataan Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak menuai kecaman keras dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Respons Dahnil terhadap kritik Wakil Ketua Umum MUI KH Anwar Abbas dinilai tidak mencerminkan adab dan etika seorang pejabat publik.
PBNU Soroti Bahasa Merendahkan dari Pejabat
Katib Syuriyah PBNU, KH Ikhsan Abdullah, secara khusus menyoroti diksi bernada merendahkan yang digunakan Dahnil Anzar. Hal ini terjadi saat menanggapi pandangan Anwar Abbas terkait kebijakan penunjukan perusahaan penyedia layanan haji (syarikah) yang menyusut dari delapan menjadi dua perusahaan.
"Pembinaan adab dan akhlak wajib menjadi prioritas pembinaan pada masa Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto," tegas KH Ikhsan Abdullah, Sabtu (29/11/2025).
Krisis Etika Komunikasi di Ruang Publik
KH Ikhsan menilai persoalan adab dan akhlak di ruang publik, termasuk di kalangan pejabat, merupakan masalah serius. Ia menyebut Indonesia tertinggal dalam hal etika berkomunikasi dibandingkan negara maju.
"Bagaimana mereka memperlakukan alam dengan bijak, menjaga lingkungan dan kebersihan, termasuk menjaga adab dan akhlak dalam berbicara di ruang publik dan media sosial," ujarnya.
Artikel Terkait
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
Anies Baswedan Viral Ajak Foto Bareng Intel di Karanganyar, Respons Santainya Tuai Pujian
Prabowo Ultimatum Koruptor: Jangan Nantang Gue Lo - Pernyataan Tegas Presiden
Pertemuan Prabowo dengan Abraham Samad & Tokoh Nasional: Istana Bukan Oposisi, Tapi Diskusi Bangsa