Setelah berkunjung ke Ponpes Minhazutthalibin, pengasuh Ponpes Al Mizan Jatiwangi ini melanjutkan perjalanannya ke Desa Tanjungrasa Kidul.
Di sana, ia mendengarkan banyak aspirasi yang disuarakan oleh masyarakat setempat. Banyak di antara mereka mengeluhkan kenaikan harga bahan pokok dan kesempatan kerja yang terbatas.
"Saya juga mendengar keinginan perubahan kehidupan masyarakat yang lebih baik. Ini saya catat dan akan kami perjuangkan kelak," tukasnya.
Upik Rofiqoh kemudian melanjutkan lawatannya ke Desa Ciasem Patokbesi dan menutup safari politiknya di Ponpes Al Kalam, yang diasuh oleh Kiai Ahmad Faqot di Subang, Jawa Barat.
Dalam setiap langkahnya, Upik berusaha mendengar dan mencatat aspirasi masyarakat serta memberikan jaminan bahwa perjuangan untuk perubahan yang lebih baik akan terus dilakukan.
Sebagai seorang calon legislatif, Upik Rofiqoh memahami bahwa tugasnya tidak hanya sebatas mendapatkan suara, tetapi juga memberikan solusi konkrit bagi permasalahan yang dihadapi masyarakat.
Dengan mendengarkan langsung aspirasi masyarakat, ia berkomitmen untuk menjadi suara mereka di tingkat DPRD Provinsi Jawa Barat.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: pojokbaca.id
Artikel Terkait
Eggi Sudjana Akui Keaslian Ijazah Jokowi? Klarifikasi Peradi Bersatu
Analisis APBN 2025: Penerimaan Turun, Belanja & Utang Naik, Defisit Nyentuh 2,92%
PDI Perjuangan Larang Kader Korupsi: Isi Surat Edaran & Arahan Rakernas 2026
Respons PDIP Soal Ambisi Kaesang & PSI Kuasai Jawa Tengah di Pemilu 2029