Atas dasar itu, Pangi merasa yakin tak hanya PDIP yang akan diajak gabung ke koalisi oleh Prabowo. Namun, Partai Nasdem dan yang lainnya pun diajak untuk bergabung.
Menurutnya, langkah ini penting dalam rangka mengawal program dan kebijakan Prabowo-Gibran berjalan dengan baik.
“Supaya tidak terjadi deadlock di parlemen. Dengan merangkul Nasdem dan PDIP tentu akan memperkuat stabilitas politik pemerintahan Prabowo ke depannya,” pungkasnya.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Pertemuan Prabowo dengan Abraham Samad & Tokoh Nasional: Istana Bukan Oposisi, Tapi Diskusi Bangsa
Said Didu Ungkap Prabowo Sepakat Rebut Kedaulatan dari Oligarki, Target Geng Solo
Strategi Politik Jokowi: Dukungan ke PSI Kaesang & Proyeksi Gibran di Pilpres 2029-2034
Dokter Tifa Kritik Jokowi di Rakernas PSI: Strategi Playing Victim atau Kondisi Kesehatan?