Aryo mengatakan, nama-nama yang maju tersebut justru tidak banyak mendapatkan perhatian di awal. “Jadi, apapun itu sebelum janur kuning melengkung atau janur merah, janur oranye, jalur hijau, itu semuanya masih mungkin,” kata Aryo menegaskan.
Ia juga menambahkan, masing-masing partai politik tentu memiliki kepentingan untuk menempatkan kadernya di jabatan publik.
Oleh karenanya, terkait dengan Pilkada 2024 masih banyak kemungkinan yang terbuka, khususnya soal pasangan yang akan mendampingi Anies Baswedan
Sumber: tvOne
Artikel Terkait
Eggi Sudjana Akui Keaslian Ijazah Jokowi? Klarifikasi Peradi Bersatu
Analisis APBN 2025: Penerimaan Turun, Belanja & Utang Naik, Defisit Nyentuh 2,92%
PDI Perjuangan Larang Kader Korupsi: Isi Surat Edaran & Arahan Rakernas 2026
Respons PDIP Soal Ambisi Kaesang & PSI Kuasai Jawa Tengah di Pemilu 2029