Ia mengingatkan sejarah panjang perlawanan rakyat Aceh terhadap penjajahan dan menyebut bahwa Aceh adalah wilayah yang tidak pernah tunduk selama 350 tahun penjajahan Belanda.
“Aceh itu adalah yang selama 350 tahun penjajahan Belanda, yang lain takluk, Aceh tidak pernah takluk, saudara,” sebutnya.
Habib Rizieq juga menyinggung dugaan adanya kepentingan ekonomi di balik polemik ini.
“Ternyata setelah diselidiki itu pulau banyak minyak sama gasnya. Lu mau nyolong kalau begitu. Kalau Aceh yang pegang, dia gak bisa nyolong,” imbuhnya.
Habib Rizieq bilang, Mendagri Tito Karnavian memberikan pulau kepada pihak yang tidak berhak, menantu mantan Presiden ke-7, Jokowi, Bobby Nasution yang saat ini menjabat Gubernur Sumut.
“Dia (Mendagri) kasih mantu si dia tuh. Kalau mantu si dia kan sama-sama maling,” kuncinya.
👇👇
Sumber: Fajar
Artikel Terkait
Eggi Sudjana Akui Keaslian Ijazah Jokowi? Klarifikasi Peradi Bersatu
Analisis APBN 2025: Penerimaan Turun, Belanja & Utang Naik, Defisit Nyentuh 2,92%
PDI Perjuangan Larang Kader Korupsi: Isi Surat Edaran & Arahan Rakernas 2026
Respons PDIP Soal Ambisi Kaesang & PSI Kuasai Jawa Tengah di Pemilu 2029