Eep menjelaskan bahwa ketidaksiapan Jokowi ini justru telah terlihat sebelum masa kepresidenannya berakhir, yaitu saat ia masih berkuasa. Ia merujuk pada peristiwa perubahan persyaratan calon presiden dan wakil presiden yang membuka peluang bagi putranya, Gibran Rakabuming Raka, untuk memenuhi syarat pencalonan.
"Yaitu ketika dia punya peranan yang amat sangat besar terjadinya perubahan persyaratan capres-cawapres menjadi puteranya (Gibran Rakabuming Raka) menjadi memenuhi syarat," jelas Eep.
Dari situasi inilah, Eep menilai bahwa Jokowi menunjukkan kecemasan yang tinggi untuk meninggalkan kekuasaan setelah 10 tahun memimpin Indonesia.
"Ketika ada anaknya di situ, maka dia seperti meninggalkan jejak kekuasaan," pungkas Eep.
Sumber artikel asli: https://rmol.id/amp/2025/10/17/683480/jokowi-paling-tidak-siap-jadi-mantan-presiden-
Artikel Terkait
Gibran Tanggapi Roasting Pandji di Mens Rea: Lucu, Saya Bangga Jadi Nomor Satu Netflix
Desakan Mundur Meutya Hafid dari Menkomdigi Gagal Berantas Judi Online
Tifatul Sembiring Bela Pandji Pragiwaksono: Jangan Cari-cari Delik Hukum, Pahami Kritik Generasi Muda
Dokter Tifa Kritik SP3 Eggi Sudjana & Damai Lubis: Restorative Justice Jokowi atau Abuse of Power?