AZKO (ACES) Targetkan Bangun 30 Toko Baru Hingga Akhir 2025, Fokus Ekspansi ke Luar Jawa
PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES), emiten ritel yang mengelola merek alat rumah tangga AZKO, secara agresif memperluas jaringan bisnisnya. Perusahaan menargetkan pembangunan 30 toko baru hingga akhir tahun 2025, dengan fokus utama pada kota-kota tier ketiga di luar Pulau Jawa.
Progres Ekspansi dan Target Toko Baru AZKO
Gregory S. Widjaja, Direktur AZKO, mengungkapkan bahwa progres ekspansi berjalan dengan cepat. Hingga September 2025, pihaknya telah berhasil membuka 16 toko baru. Menjelang akhir tahun, AZKO akan kembali menambah gerai dengan target sekitar 25 toko secara keseluruhan.
"Sampai dengan September (dibangun) 16 toko. Desember bakal ada pembukaan toko-toko baru yang cukup banyak. Untuk dua bulan ke depan, target kami sekitar 25 toko," ujar Gregory dalam peresmian toko baru AZKO di Pondok Indah Mall 1, Jakarta.
Fokus Ekspansi AZKO ke Kota Tier Ketiga di Luar Jawa
Strategi ekspansi AZKO difokuskan pada penguatan pasar di luar Pulau Jawa, termasuk kota-kota tier ketiga. Tahun ini menandai pertama kalinya AZKO masuk ke wilayah Papua, menunjukkan komitmen perusahaan untuk menjangkau seluruh pasar di Indonesia.
"Kami untuk ekspansi toko-toko baru fokusnya di luar Jawa, di kota-kota level ketiga. Kami tahun ini kurang lebih menargetkan antara 25 sampai 30 toko," lanjut Gregory.
Dukungan Belanja Modal (Capex) untuk Ekspansi
Untuk mendukung rencana ekspansi yang masif ini, AZKO telah menyiapkan belanja modal (capex) sebesar Rp200 miliar hingga Rp300 miliar sepanjang tahun 2025. Anggaran ini dialokasikan khusus untuk pembangunan toko-toko baru sebagai bagian dari strategi jangka panjang perusahaan.
Strategi Jangka Panjang AZKO di Pasar Ritel Nasional
Ekspansi ini merupakan bagian integral dari strategi jangka panjang AZKO untuk memperkuat posisinya di pasar ritel nasional. Perusahaan berkomitmen untuk terus melanjutkan ekspansi di tahun-tahun mendatang dengan tetap mempertahankan fokus pada wilayah di luar Jawa.
"Kami tetap percaya dengan strategi kami. Itu strategi jangka panjang. Jadi untuk tahun depan kami akan terus melakukan ekspansi, dengan fokus yang masih tetap di luar Jawa. Sejak kita berubah menjadi AZKO, kecepatan pembukaan toko memang sudah meningkat, dan itu sesuatu yang akan kami lanjutkan," pungkas Gregory.
Artikel Terkait
Kredit Perumahan Mandek, Menteri Keuangan Khawatirkan Daya Beli Masyarakat
Bursa Asia Anjlok: Penyebab, Dampak ke Indonesia, dan Prediksi ke Depan
Analisis IHSG Hari Ini: Proyeksi 8.150-8.350 Dipicu Data Ekonomi Q3 2025 & Rebalancing MSCI
Semangat Cokroaminoto & Program Koperasi Desa Merah Putih: Strategi Menkop Ferry Bangun Ekonomi Umat