USS Abraham Lincoln Siap Serang Iran: AS Kerahkan Pesawat Tempur & UEA Tolak Jadi Pangkalan

- Selasa, 27 Januari 2026 | 03:25 WIB
USS Abraham Lincoln Siap Serang Iran: AS Kerahkan Pesawat Tempur & UEA Tolak Jadi Pangkalan
Kapal Induk USS Abraham Lincoln Siap Serang Iran, AS Kirim Pesawat Tempur Tambahan

Kapal Induk USS Abraham Lincoln Siaga Serang Iran, AS Kerahkan Pesawat Tempur Tambahan

Kapal Induk USS Abraham Lincoln dikabarkan telah memasuki wilayah operasi di Samudra Hindia. (Ilustrasi)

Kapal induk USS Abraham Lincoln dilaporkan akan siap melancarkan operasi militer terhadap Iran dalam waktu 1 hingga 2 hari ke depan. Informasi ini dikutip dari laporan The New York Times yang menyoroti peningkatan ketegangan di kawasan.

Sebagai bagian dari penguatan, pasukan Amerika Serikat juga telah mengirimkan belasan pesawat tempur tambahan untuk mendukung kelompok penyerang mereka di wilayah Timur Tengah. Langkah ini semakin mengukuhkan kesiapan tempur AS.

Posisi Armada AS dan Pernyataan Presiden Trump

Sebelumnya, jaringan berita Fox News melaporkan bahwa kelompok tempur kapal induk USS Abraham Lincoln telah memasuki wilayah tanggung jawab Komando Pusat AS (CENTCOM) di Samudra Hindia. Pergerakan ini merupakan bagian dari antisipasi.

Presiden AS kala itu, Donald Trump, pada 22 Januari menyatakan bahwa kapal-kapal Angkatan Laut AS bergerak menuju Iran untuk berjaga-jaga. Trump menolak menghapus opsi intervensi militer, menyatakan bahwa segala kemungkinan tetap terbuka untuk menangani Tehran.

Uni Emirat Arab Tegaskan Penolakan Jadi Pangkalan Serangan

Menanggapi eskalasi ini, Uni Emirat Arab (UEA) secara tegas menolak wilayahnya digunakan untuk aksi militer terhadap Iran. Kementerian Luar Negeri UEA menegaskan komitmen untuk tidak mengizinkan penggunaan wilayah udara, darat, atau perairannya untuk operasi bermusuhan, serta tidak memberikan dukungan logistik apapun.

UEA menekankan bahwa dialog, de-eskalasi, dan penghormatan hukum internasional adalah jalan terbaik untuk menyelesaikan krisis, mendorong penyelesaian secara diplomatik.

Latar Belakang Ketegangan AS-Iran yang Meningkat

Ketegangan antara Washington dan Tehran kembali memanas menyusul gejolak dalam negeri Iran dan kebijakan luar negeri AS. Media AS melaporkan, pergerakan USS Abraham Lincoln ke Teluk Oman adalah antisipasi kemungkinan serangan.

Pemerintahan AS menyatakan semua opsi, termasuk militer, masih dipertimbangkan dalam menangani Iran. Di sisi lain, pejabat Iran telah memperingatkan bahwa serangan apa pun akan dibalas dengan respons yang cepat dan meluas, mengingatkan pada konflik singkat pada Juni 2025 yang melibatkan serangan drone dan rudal balasan.

Situasi ini terus dipantau secara ketat oleh komunitas internasional, dengan kekhawatiran akan potensi konflik terbuka yang berdampak luas pada stabilitas kawasan Timur Tengah.

Editor: Yoga Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar