Kritik DPR: Iuran Indonesia Rp16,7 Triliun di Dewan Perdamaian Gaza Dikhawatirkan Dukung Militer Israel

- Senin, 02 Februari 2026 | 03:50 WIB
Kritik DPR: Iuran Indonesia Rp16,7 Triliun di Dewan Perdamaian Gaza Dikhawatirkan Dukung Militer Israel

Desakan untuk Bersikap Tegas dan Kutuk Serangan Israel

Deng Ical mendesak Pemerintah Indonesia agar bersikap tegas dan vokal sebagai bagian dari BoP. Indonesia harus secara lantang mengutuk aksi terbaru Israel yang menyerang Kamp Pengungsi Ghaith, Al-Mawasi, Khan Younis, di Jalur Gaza. Serangan tersebut dilaporkan menewaskan puluhan warga Palestina.

Menurutnya, serangan yang menyasar warga sipil ini merupakan tindakan biadab, tragedi kemanusiaan, dan pelanggaran berat terhadap hukum humaniter internasional. Serangan ini juga dinilai melanggar kesepakatan gencatan senjata yang sedang berlaku.

Peringatan agar Tidak Terjebak Legitimasi

Di akhir pernyataannya, Deng Ical mengingatkan agar Indonesia tidak terjebak dalam forum perdamaian yang justru dapat digunakan untuk melegitimasi pendudukan dan pembantaian terhadap rakyat Palestina. "Indonesia tidak boleh terjebak dalam forum perdamaian yang justru dipakai untuk melegitimasi penjajahan dan pembantaian,” pungkasnya.

Halaman:

Komentar