Poppy Sovia Dilecehkan Verbal di Mini Market: Kronologi Lengkap dan Ancaman Balas Dendamnya

- Kamis, 30 Oktober 2025 | 05:30 WIB
Poppy Sovia Dilecehkan Verbal di Mini Market: Kronologi Lengkap dan Ancaman Balas Dendamnya

Kronologi Lengkap Poppy Sovia Jadi Korban Pelecehan Verbal di Mini Market

Aktris Poppy Sovia baru-baru ini mengungkapkan pengalaman traumatis sebagai korban pelecehan verbal di sebuah mini market. Kejadian ini terjadi di rest area dan melibatkan sekelompok pria tak dikenal yang memberikan komentar tidak pantas tentang gaya berpakaiannya.

Deteksi Kejadian Pelecehan terhadap Poppy Sovia

Insiden terjadi saat Poppy Sovia sedang berbelanja di mini market. Sekelompok pria diduga melontarkan cemoohan yang menyoroti penampilan dan gaya berpakaian artis tersebut. Poppy dengan tegas menyampaikan kekesalannya melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Kamis (30/10/2025).

Reaksi dan Pernyataan Tegas Poppy Sovia

Poppy mengungkapkan ketidakpahamannya terhadap perilaku para pelaku pelecehan verbal. "Gue enggak habis pikir sama respons-respons orang yang khususnya laki-laki mengeluarkan suara-suara mencemooh dan menganggap perempuan berhak dilecehkan secara verbal," ujarnya.

Aktris ini juga memberikan tantangan moral kepada para pelaku dengan meminta mereka membayangkan jika kejadian serupa menimpa anggota keluarga perempuan mereka sendiri. "Lo pikir, kalau lo punya adik perempuan atau ibu lo sendiri, lo rela digituin?" tegas Poppy.

Pernyataan Terbuka dan Ancaman Hukum

Di akhir pernyataannya, Poppy memberikan peringatan keras bahwa dia tidak akan ragu untuk membela diri secara fisik jika mengalami kejadian serupa di masa depan. "Kalau gue sih, sekali lagi nemuin orang-orang kayak gitu, gue enggak akan ragu buat nyambit apa pun yang ada di tangan gue," ungkapnya.

Dukungan Netizen terhadap Kasus Pelecehan Ini

Pengakuan Poppy Sovia menuai dukungan luas dari netizen dan masyarakat. Banyak yang mendukung sikap tegasnya dan mengecam segala bentuk pelecehan terhadap perempuan. Komentar-komentar positif mengalir sebagai bentuk solidaritas terhadap korban pelecehan verbal.

Kasus pelecehan verbal terhadap Poppy Sovia ini kembali mengingatkan pentingnya kesadaran masyarakat untuk menghormati privasi dan martabat setiap individu, terlepas dari latar belakang atau gaya berpakaian mereka.

Editor: Andri Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar